Bawaslu Jatim Inventarisasi Sejumlah Dugaan Pelanggaran Pemilu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Bawaslu Jatim saat ini sedang menginventarisasi sejumlah dugaan pelanggaran Pemilu. Ada sejumlah dugaan pelanggaran yang cukup dominan di berbagai daerah.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jatim, Rusmifahrizal Rustam mengatakan, cukup banyak masalah yang dilaporkan oleh pengawasan di masing-masing daerah.

"Ya saat ini sedang kami inventarisasi, ada cukup banyak masalah yang dilaporkan dari berbagai daerah saat pemungutan suara kemarin," ujarnya, Kamis (15/2/2024).

Dia menyebutkan bahwa laporan terbanyak yang berkaitan dengan surat suara. Mulai dari kekurangan surat suara hingga surat suara yang tertukar dengan daerah pemilihan (dapil) lain.

"Paling banyak berkaitan surat suara. Kekurangan surat suara itu di setiap daerah ada laporan ini. Kemudian surat suara dapil tertukar," paparnya.

Tidak hanya itu, dia juga sebutkan ada sejumlah laporan dari beberapa daerah tentang dugaan kesalahan pemberian surat suara kepada pemilih, termasuk pemilih yang tidak masuk DPT bisa nyoblos.

"Soal pemilih juga ada, yang harusnya dapat 1 surat suara dikasih 5. Ada juga laporan yang nggak masuk DPT ikut nyoblos. Saat ini masih inventarisasi seluruh laporan yang masuk," ujarnya.

Inventarisasi itu dilakukan Bawaslu Jatim bersamaan dengan pemantauan yang terus dilakukan. Karena proses penghitungan suara hingga saat ini juga belum tuntas.

"Prosesnya kan juga masih berjalan, ada yang baru selesai penghitungan tadi pagi ya karena kekurangan surat suara itu, jadinya kan molor pemungutan suaranya, termasuk penghitungannya," katanya.

Seperti diketahui, kekurangan surat suara sempat terjadi di wilayah Malang. Ada 3 TPS di Kota Malang yang kekurangan surat suara. Yakni TPS 03, TPS 04, dan TPS 12 yang ada di wilayah Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang.

Dari informasi yang dihimpun, TPS 03 kekurangan 119 surat suara saat pencoblosan, kemudian TPS 04 kekurangan 75 surat suara, dan TPS 12 kekurangan 99 surat suara.

Pemungutan suara di ketiga TPS itu baru bisa dilanjutkan setelah tambahan surat suara datang. Para pemilih yang belum bisa mencoblos kembali datang ke TPS hingga Rabu sore. 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…