Diperiksa Tes Kejiwaan Selama 3 Jam, Tamara Tyasmara Nyerah Minta Reschedule Ulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tamara Tyasmara saat diperiksa tes kejiwaan di Biro SDM Polda Metro Jaya, Kamis (15/02/2024). SP/ JKT
Tamara Tyasmara saat diperiksa tes kejiwaan di Biro SDM Polda Metro Jaya, Kamis (15/02/2024). SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kasus Dante, anak semata wayang Tamara Tyasmara masih menjadi sorotan. Kini, Tamara diperiksa tes kejiwaan di Biro SDM Polda Metro Jaya selama 3 jam pada Kamis (15/02/2024), sekitar pukul 16.50 WIB dan keluar pukul 21.15 WIB.

Menurut kuasa hukum Tamara Tyasmara, Sandy Arifin, Tamara Tyasmara tak menyanggupi untuk menyelesaikan pemeriksaan kejiwaan lantaran kelelahan. Dirinya pun meminta penjadwalan ulang untuk menyelesaikan pemeriksaan kejiwaan.

“Agendanya hari ini klien kami sudah diminta keterangannya kurang lebih 3 jam. Dikarenakan kondisi klien kami capek, nanti kita akan reschedule ulang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Sandy Arifin, Minggu (18/02/2024).

Pihak Tamara Tyasmara pun mengatakan tak bisa memberitahu apa yang ditanyakan dan jawaban yang diberikan selama proses pemeriksaan kejiwaan tersebut. Namun, Sandy Arifin memastikan bahwa kliennya akan kooperatif apabila kembali mendapat undangan pemeriksaan.

“Tadi kita sebagai kuasa hukum karena sifatnya rahasia, di ruangan sendiri, kita nggak dampingi, hanya mbak Tamara dan pihak yang mewawancarai. Jadi kita nggak tahu apa yang ditanya di dalam. Intinya ke depannya kalau ada panggilan lagi, kita akan kooperatif,” imbuh Sandy Arifin.

Tamara Tyasmara sendiri menyebut pertanyaan yang diberikan pihak psikolog forensik berkisar sepuluh. Sementara itu, pertanyaan yang diberikan oleh psikolog forensik adalah terkait sosok Dante, putra semata wayangnya yang meninggal di tangan YA.

“Kurang lebih sepuluh, cuman jawabannya mendalam sih. Isi pertanyaannya lebih tentang Dante itu seperti apa,” kata janda Angger Dimas ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tamara Tyasmara menjalani tes kejiwaan di Biro SDM Polda Metro Jaya. Sebelum Tamara Tyasmara, Angger Dimas dan tersangka YA juga menjalani tes kejiwaan terkait kasus kematian Dante.

Sebelum Dante meninggal dunia, Tamara Tyasmara menunjukkan perilaku yang juga disoroti. Tamara Tyasmara kedapatan melakukan survei ke kolam renang tempat anaknya ditenggelamkan oleh kekasihnya, Yudha Arfandi.

Mengenai hal itu, Tamara Tyasmara mengakui kalau dirinya memang melakukan survei tersebut. Dirinya mengatakan bahwa hal tersebut wajar dilakukan olehnya. "Itu hal yang wajar untuk orang yang kenal aku," kata Tamara Tyasmara di Polda Metro Jaya.

Baru-baru ini, terungkap alasan YA sampai tega membenamkan Dante hingga 12 kali di air kolam renang hingga putra Tamara itu menghembuskan napas terakhirnya. Dalam proses penyidikan, tim penyidik telah mencecar YA dengan 62 pertanyaan terkait kasus kematian Dante.

Kini, YA dijerat pasal tentang dugaan kekerasan terhadap anak dan pembunuhan berencana. Ia pun terancam hukuman mati. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, kini pihaknya secara maraton melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…