Gelar Workshop Jurnalistik

SMK Sunan Drajat Datangkan Jurnalis Hingga Konsultan Digital Media

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhajirin Jurnalis Surabaya Pagi saat menjadi narasumber dalam Workshop Jurnalistik Evolution Of Jurnalisme Print To Digital Age. SP/MUHAJIRIN
Muhajirin Jurnalis Surabaya Pagi saat menjadi narasumber dalam Workshop Jurnalistik Evolution Of Jurnalisme Print To Digital Age. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kurang lebih sebanyak 100 peserta siswa SMK Sunan Drajat, Banjaranyar Paciran Lamongan, mendalami ilmu jurnalistik dalam  Workshop Jurnalistik Evolution Of Jurnalisme Print To Digital Age, yang digelar di Auditorium PP. Sunan Drajat yang dibuka pada Minggu (18/2/2024).

Workshop jurnalistik yang mengedepankan bagaimana mencari dan menulis berita itu, menghadirkan dua narasumber Muhajirin, dari Jurnalis Harian Surabaya Pagi, dan Fahmi Tibyan Konsultan Digital Media.

M. Imam ketua Panitia Workshop Jurnalistik menyebutkan, kegiatan ekstrakurikuler siswa SMK Sunan Drajat ini diikuti 100 peserta yang dibagi dalam 15 group, mereka akab mengikuti kegiatan ini selama tiga hari, mulai 18-20 Februari 2024.

Durasi panjang selama tiga hari ini dipilih oleh panitia lanjutnya, sebagai bentuk keseriusan pihak lembaga, kegiatan workshop ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh peserta, sehingga setelah kegiatan ada goal yang diharapkan.

 "Dengan durasi waktu yang panjang ini, tentu kami berharap seluruh peserta memahami apa  yang disampaikan oleh para narasumber, sehingga setelah selesai workshop ada tindak lanjut untuk mengisi berita di Majalah internal sekolah," kata Imam panggilan akrabnya kepada surabayapagi.com.

Disebutkan olehnya lembaga dibawah naungan Yayasan PP. Sunan Drajat ini tambah Imam, sebelumnya sudah mempunyai majalah internal, diharapkan dengan kegiatan ini, produktifitas berita karya siswa bisa lebih meningkat, apalagi narasumber yang didatangkan sesuai kompetensinya masing-masing.

Muhajirin, wartawan Surabaya Pagi menyampaikan, seorang jurnalis sebelum menulis berita yang akhirnya nanti dipublish oleh perusahaannya masing-masing, harus dilengkapi dengan data, dan berita yang ditulis harus sesuai dengan fakta.

"Wartawan dalam mencari data di lapangan harus sesuai dengan fakta kejadian. Tidak boleh wartawan mengarang kejadian, apalagi membuat berita bohong atau hoax, karena wartawan dalam menjalankan profesinya selalu dilindungi oleh UU," ujarnya.

Usai mencari data tersebut kata Muhajirin di hadapan para peserta, wartawan punya kewajiban lagi menulis, menulis pun harus sesuai dengan kode etik jurnalistik, dan memenuhi unsur 5W + 1 H. "Kalau dalam tulisan wartawan tidak memenuhi unsur 5W+1 H, maka tulisan itu belum bisa dikatakan produk jurnalistik," bebernya.

Selain itu, seorang wartawan selain harus mampu menulis sesuai dengan fakta, seorang wartawan dalam menjalankan aktivitasnya diminta untuk profesional, menjaga sikap dan perbuatan, dan selalu memegang teguh prinsip mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). jir

Berita Terbaru

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…