Hujan Lebat, Warga Desa Sidogiri Tersambar Petir hingga Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Pasuruan saat mendatangi TKP orang meninggal dunia yang tersambar Petir. SP/ Ziz-Nur
Polres Pasuruan saat mendatangi TKP orang meninggal dunia yang tersambar Petir. SP/ Ziz-Nur

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan -  Nasib na'as warga Dusun Wangkal RT. 1 RW. 3 Desa Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis(22/02/2024) sekira Pukul 16.00 Wib, tersambar petir hingga meninggal dunia.

Hal ini di sampaikan, Kapolsek Kraton, AKP Safiudin S.Pd, pada Jum'at (23/02/2024) menyampaikan, telah terjadi orang meninggal Dunia tersambar Petir pada hari, Kamis tanggal 22 Februari 2024 Pukul 16.00 Wib, bertempat di Dusun Wangkal RT. 1 RW. 3 Desa Sidogiri Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

"Kami langsung mendatangi TKP orang meninggal dunia yang tersambar Petir, Informasi didapat dari masyarakat/warga. Waktu Kejadian hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekira pukul 16.00 WIB," jelasnya.

Kronologi tempat kejadian, orang meninggal dunia yang tersambar Petir di lokasi : Rumah Saudara. Hasani (mertua) Sdri. Alisah Dusun Wangkal RT. 1 RW. 3 Desa Sidogiri Kecamatan kraton Kabupaten Pasuruan.

Adapun Identitas korban, yakni, Alisah (20) jenis kelamin perempuan, pekerjaan sebagai Ibu rumah tangga angga, Dusun. Wangkal RT. 1 RW. 3 Desa. Sidogiri.

Ada 2 saksi, Satu, Hasani (58) Jenis Kelamin laki-laki, pekerjaan petani, Dusun, Wangkal RT. 1 RW. 3 Desa Sidogiri, selanjutnya saksi dua, Nama : Muhlisin (28) Jenis kelamin laki-laki, pekerjaan : swasta, Dusun Wangkal RT. 1 RW. 3, Desa Sidogiri.

Awal kejadian, menurut keterangan saksi Sdr. Hasani, pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekira pukul 16.00 Wib telah terjadi hujan disertai Petir diwilayah Kecamatan Kraton termasuk di Dusun Wangkal Desa Sidogiri, dan pada saat itu saksi saudara, Hasani mendengar anak dari Saudari Alisah menangis. lalu Hasani mengetuk pintu Kamar, Alisah karena tidak mendapat jawaban dan panik akhirnya Hasani membuka pintu kamar secara paksa dengan cara ditendang.

Lebih lanjut, setelah ditendang pintunya, melihat Alisah sudah tidak bergerak, selanjutnya Hasani memanggil suami Alisah yang saat itu sedang berada diwarung Munawaroh.

Lanjut, kemudian Muhlisin (suami) membawa Alisah ke Puskesmas Ngempit dibantu Ketua RT 1 Dusun Wangkal Salimudin dan selanjutnya dibawa ke Ruang IGD Puskesmas Ngempit untuk dilakukan pemeriksaan dan sudah dinyatakan meninggal dunia oleh Dokter yang memeriksa.

Selanjutnya warga menghubungi Polsek Kraton dan menghubungi puskesmas Ngempit

Petugas yang datang ke TKP, yakni Kapolsek Kraton, AKP Safiudin SPd,
Kanit Reskrim, Kanit Intel, Piket Polsek Kraton dan Kepala Desa Sidogiri.

Tindakan petugas menerima laporan mendatangi TKP amankan TKP dan mengecek kondisi korban
catat identitas saksi/ korban dan menghubungi pihak Puskesmas Ngempit Dokumentasi korban dan membawa korban ke Puskesmas guna divisum luar.
korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan tidak ditemukan luka,

Pada saat Korban didalam kamar terdapat HP korban dalam keadaan di charge. Atas permintaan keluarga Korban, menolak dilakukan visum dalam / otopsi, namun menerima visum luar dari puskesmasz. Zis /nur

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…