PSU di Surabaya Dipastikan tak ada Pelanggaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Surabaya. SP/ Julianus Palermo
Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Surabaya. SP/ Julianus Palermo

i

SURABAYAPGI, Surabaya - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya Novli Bernardo Thyssen mengatakan, pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Surabaya berjalan dengan baik dan tidak terjadi pelanggaran.

"Sampai saat ini, kita tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pada hari menjelang pemungutan suara ulang sampai dengan hari H pemungutan suara ulang," ujarnya, pada Sabtu 24 Februari 2024.

Novli berujar, pihaknya telah menyiapkan berbagai macam komponen dalam menjalankan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pencoblosan ulang tersebut.

Bawaslu Kota Surabaya juga telah menginstruksikan masing-masing elemen pengawas, yang duduk di tingkat kelurahan sampai kecamatan, untuk fokus di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang menjalani PSU.

"Memang ini agak sedikit memecah konsentrasi, khususnya di tiga kecamatan, yang PSU-nya lebih dari dua TPS. Misalnya di Tandes ada tiga TPS, kemudian di Dukuh Pakis tiga TPS, Gayungan itu ada dua TPS, sedangkan pada saat itu sedang dilaksanakan proses rekapitulasi suara," jelasnya.

Pihaknya juga memaksimalkan peran dari panitia pengawas kelurahan atau desa (PKD) untuk mempertebal fungsi pengawasan di masing-masing TPS yang melaksanakan PSU.

"Sebenarnya tidak di wilayah kerjanya di situ, tapi kita fungsikan untuk melapisi, karena kita tahu juga pengawas TPS sudah berakhir masa kerjanya," katanya.

Dalam PSU itu, ia menekankan pengawasan utama, yakni terkait pendistribusian dari gudang sampai ke TPS yang berjalan tepat waktu hingga saat logistik PSU hendak digunakan menjelang pelaksanaan PSU.

"Saat TPS akan dibuka, setiap pengawas harus memastikan bahwa tidak hanya surat suara yang jumlahnya setara dengan DPT pada TPS tersebut, tapi juga memeriksa dengan baik tiap-tiap surat suara yang disediakan. Agar tidak terulang lagi kesalahan kemarin, itu yang menjadi fokus kami," terangnya.

Selain itu, Bawaslu Kota Surabaya juga memfokuskan pengawasan terhadap potensi pelanggaran pemilu, yakni politik uang dan intimidasi, yang tidak terjadi pada saat pelaksanaan PSU.sb/ana

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…