Beras Meroket, Disperindag Gencar Operasi Pasar di Desa Janti Sidoarjo

author Handoko Koresponden Sidoarjo

- Pewarta

Kamis, 29 Feb 2024 12:32 WIB

Beras Meroket, Disperindag Gencar Operasi Pasar di Desa Janti Sidoarjo

i

Operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Desa Janti Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (29/02/2024). SP/ HANDOKO

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang bulan suci Ramadhan harga sejumlah kebutuhan pokok meningkat. Hal itu sejalan dengan permintaan pasar yang juga naik. Pemkab Sidoarjo, melalui Disperindag melakukan beberapa upaya untuk membantu masyarakat. Salah satunya adalah operasi pasar.

Desa Janti Kecamatan Waru menjadi salah satu sasaran operasi pasar yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kamis (29/02/2024).

Baca Juga: Langgar Aturan Mendagri, Pemkab Sidoarjo Batalkan Mutasi 500 Pejabat

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Sidoarjo Listyaningsih, melalui stafnya Badriyono mengatakan, operasi pasar bertujuan membantu warga. 

"Memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh barang kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” katanya.

Diakuinya, antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap operasi pasar tersebut. Komoditi beras, gula dan minyak goreng menjadi bahan kebutuhan yang paling diminati kalangan bawah masyarakat Desa Janti. 

"Yang paling laris komoditas gula, habis terjual semua sejak pukul 10.00," ujarnya.

Baca Juga: Dishub Jatim akan Luncurkan Bus Trans Jatim Luxuryi di Koridor Gresik - Sidoarjo

Dalam kegiatan operasi pasar tersebut pihak Disperindag Sidoarjo menggandeng BUMDES  Masyarakat Madani Sejahtera Desa Janti, Waru  dalam menyalurkan penjualan beberapa komoditi  beras, gula, dan minyak goreng tersebut.

"Untuk operasi pasar di Desa Janti ini, sedikitnya diturunkan 2 ton beras, SPHP dengan harga Rp 52 ribu  per 5 kg, minyak goreng di gelontorkan sebanyak 120 liter untuk memenuhi kebutuhan warga Janti dengan harga 13 ribu rupiah per liternya Sedang harga gula dilepas 15,5 ribu rupiah per kilonya," ujar Badriyono.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Tersangka Kasus Korupsi, Pj Gubernur Jatim Beri Tanggapan Tegas

Lebih lanjut dituturkan lagi, saat ini fokus Disperindag untuk membantu saya beli masyarakat Sidoarjo rentetan operasi pasar gencar dilakukan seperti di Desa Wonomlati dan kedepannya pihak Disperindag akan gencar turun menggandeng BUMN Bulog dan stakeholder yang lain untuk menggelar momentum pasar murah.

Sementara itu, warga kurang mampu dan  sejumlah pelaku UMKM yang menjadi binaan BUMDES Desa Janti turut dihadirkan dalam kegiatan operasi pasar tersebut mengaku sangat senang dengan adanya pasar murah tersebut.

"Alhamdulilah di tengah naiknya harga kebutuhan pokok ini, kami sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah ini untuk menjaga ketahanan pangan dan saya beli masyarakat" tutur Ramelan Warga Desa Janti. Hdk/hik

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU