Mudahnya Ambil Antrean Faskes Melalui Mobile JKN

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Layanan antrian online BPJS Kesehatan yang kudah di akses
Layanan antrian online BPJS Kesehatan yang kudah di akses

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gencar edukasi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk dapat terus memanfaatkan digitalisasi pelayanan. 

Hal ini dilakukan tentu untuk semakin memberikan kemudahan bagi peserta, salah satu kanal digital yang harus dimanfaatkan peserta JKN adalah aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi Mobile JKN merupakan aplikasi yang disiapkan oleh BPJS Kesehatan yang dapat diunduh di gawai masing-masing peserta baik yang menggunakan android maupun ios. 

Aplikasi ini memuat berbagai fitur layanan yang dapat digunakan peserta untuk mengurus layanan administrasi dengan hanya melalui genggaman tanpa harus berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto. Elke Winasari  menjelaskan pentingnya memiliki aplikasi Mobile JKN saat ini. Menurut Elke, di era seperti ini sebagian besar masyarakat tentu telah melek teknologi dan karena hal tersebut Elke dan tim terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada peserta JKN untuk segera melakukan pengunduhan aplikasi Mobile JKN dan memahami fitur-fiturnya.

“Tentu aplikasi Mobile JKN ini dibuat untuk memudahkan peserta, kami ingin peserta tidak perlu repot datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus keperluan administrasi. Fitur-fitur dalam Mobile JKN semua mengakomodir kebutuhan peserta. Dalam setiap kesempatan petugas kami terus mengedukasi setiap peserta untuk mengakses melalui Mobile JKN,” tutur Elke.

Selanjutnya Elke menjelaskan bahwa peserta juga dapat memanfaatkan Mobile JKN untuk memperoleh informasi dasar dan juga untuk memudahkan akses mendapatkan layanan. Salah satu kemudahan pelayanan melalui aplikasi Mobile JKN adalah dengan memanfaatkan fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean) secara Online.

“Mobile JKN mengakomodir kebutuhan peserta yang ingin pelayanan cepat. Saat ini telah tersedia fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean), peserta JKN yang mau berobat ke faskes bisa mengambil dulu nomor antrean melalui Mobile JKN, sehingga tidak perlu antri lama di faskes dan bisa segera mendapatkan pelayanan,”jelas Elke.

Diinformasikan kembali oleh Elke, selain kebutuhan informatif maupun administratif, aplikasi Mobile JKN juga menyediakan kebutuhan peserta apabila memiliki keluhan atau menerima pelayanan yang tidak sesuai prosedur. Telah tersedia fitur Pengaduan Layanan JKN yang dapat dimanfaatkan peserta untuk segera menyampaikan aduannya sehingga pihak BPJS Kesehatan dapat segera mengambil tindakan.

“Untuk peserta yang masih mendapatkan tindakan kurang baik ataupun dirasa tidak sesuai dengan ketentuan, dapat memberikan laporannya pada fitur Pengaduan Layanan JKN. Pengaduan layanan dapat berupa apapun yang dirasa kurang memuaskan, petugas kami akan segera menindaklanjuti.

Jawaban kemudahan akses Mobile JKN ini juga dirasakan oleh salah satu peserta yang telah memanfaatkannya, yaitu Dhea Nabila Prasetyanda (29), Dhea yang merupakan karyawan di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Sooko, Mojokerto ini merasa sangat terbantu dengan adanya fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean) secara Online. 

“fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean) secara online ini sangat membantu saya ketika saya mengalami kendala kesehatan. Pertama saya dapat mengecek jam buka faskes tempat saya terdaftar dan kemudian mengambil antrean online sesuai kebutuhan saya. Dengan mengambil dulu antrean online di aplikasi Mobile JKN tentu sangat bermanfaat untuk saya yang bekerja, dengan mengetahui perkiraan jam pelayanan maka saya dapat menyelesaikan dulu pekerjaan saya di kantor kemudian bisa memprediksi jam berapa saya harus berangkat ke faskes”tutur Dhea.

Dhea juga menyampaikan apresiasinya terhadap kemudahan layanan ini, karena tidak hanya sekali Dhea memanfaatkan Antrean Online. Karena selain untuk dirinya, Dhea pernah mengambil antrean online saat anaknya mengalami sakit. Dan tentu ini sangat menguntungkan karena tidak perlu berlama-lama di faskes sehingga anaknya merasa lebih nyaman.

“Pernah waktu anak saya sakit, saya ambil dulu nomor antrean online dari Mobile JKN. Saat itu saya tiba di faskes dan bisa langsung mendapatkan pelayanan. Ini sangat membantu sekali karena anak yang sedang sakit pasti rewel ya, tapi dengan tidak perlu antri nunggu lama tentu lebih nyaman. Program JKN keren, Antrean Online sangat bermanfaat,”tutup Dhea. Dwi

 

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…