Waduh, 75 Karyawan Pabrik Rokok di Bojonegoro Kesurupan Massal

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 06 Mar 2024 15:21 WIB

Waduh, 75 Karyawan Pabrik Rokok di Bojonegoro Kesurupan Massal

i

Tangkapan layar, video amatir yang memperlihatkan puluhan karyawan di pabrik rokok Bojonegoro tengah kesurupan massal, Rabu (06/03/2024). SP/ BJN

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Puluhan karyawan pabrik rokok Mitra Produksi Sigaret (MPS) di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kesurupan massal, pada Rabu (06/03/2024). Peristiwa kesurupan yang menimpa 75 perempuan ini terjadi sekitar pukul 06.45 WIB.

"Kurang lebih mencapai 75 orang yang mengalami kesurupan,” beber Kapolsek Dander AKP Djatmiko, Rabu (06/03/2024).

Baca Juga: Heboh! Nagita Gendong Bayi Perempuan Bernama ‘Lily’, Warganet Kaitkan dengan Ramalan Hard Gumay

Akibatnya kejadian ini, aktivitas pabrik terpaksa dihentikan. Awalnya, kejadian tersebut diketahui melalui sebuah video amatir yang merekam peristiwa kesurupan massal. Sejumlah karyawan dan juga petugas keamanan sibuk menangani karyawan yang mengalami kesurupan. Suasana di dalam pabrik menjadi tidak kondusif karena banyaknya karyawan yang berteriak histeris.

Diketahui, karyawan yang pertama kali kesurupan yakni Preti, saat tiba di tempat parkir sekitar pukul 6.45. Perempuan bertugas di bagian puscater (pemotong rokok) itu berteriak histeris, selang beberapa menit kemudian sadar.

Lebih lanjut, dari kesaksian satpam pabrik, kejadian ini bermula dari salah satu buruh yang mendadak kesurupan setelah memarkir motornya.

"Info dari satpam yang mengetahui pertama kejadian wanita kesurupan, berkata 'Saya Mbah Darmo yang punya istana di lingkungan pabrik'," kata AKP Djatmiko, Rabu (06/03/2024).

Baca Juga: Jembatan Tak Berizin di Sambongdukuh Jombang Sebabkan Banjir, Warga Minta Dibongkar

Mujiono, Ketua Rukun Tetangga (RT) 12 Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander mengatakan, bahwa lokasi pabrik tersebut sebelumnya merupakan persawahan tebu, dan belum pernah didirikan bangunan.

Selain itu, lokasi terkenal angker bagi warga sekitar. ‘’Dari saya kecil memang terkenal angker, apalagi di selatan jalan ada sumur yang dinamai Joko Towo oleh warga sekitar,” bebernya.

Menurutnya, sebelum pabrik berdiri, lokasi di dekat pabrik itu kerap digunakan ritual sedekah bumi atau manganan. Bahkan, sedekah bumi dilakukan oleh gabungan warga Desa Ngumpakdalem, dan Desa Mojoranu, Kecamatan Dander. ‘’Pihak pabrik saya rasa belum mengetahui, karena yang tahu memang cuma warga,” bebernya.

Baca Juga: Misteri Keberadaan Sandra Dewi, Kamis ini Dipanggil Kejagung Sebagai Saksi Korupsi Timah

Sementara itu, akibat kejadian ini juga membuat kaget warga sekitar pabrik. Mereka langsung berusaha melihat dari dekat, namun tidak diperkenankan masuk oleh petugas keamanan. Para karyawan dan buruh perempuan yang sakit akibat kesurupan, akhirnya dipulangkan lebih awal karena peristiwa ini.

"Mereka dipulangkan lebih awal yang kesurupan, namun yang nggak masih akan kembali kerja," kata Djatmiko. bjn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU