Banjir Sampang: Akses Jalan Macet, Petani Ketar-ketir Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir luapan sungai Kemuning, Sampang, Minggu (17/03/2024). Zamachsari/ beritajatim.com
Banjir luapan sungai Kemuning, Sampang, Minggu (17/03/2024). Zamachsari/ beritajatim.com

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Warga di Desa/Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang dilanda ketar-ketir imbas diterjang banjir selama 3 hari berturut-turut. Hal itu juga membuat sejumlah para petani padi harus merugi. Pasalnya tanaman padi mereka terendam dan rusak, terancam gagal panen.

H. Ahmadi, petani asal Desa Torjun memperkirakan puluhan hektar lahan pertanian di Torjun dan Jrengik terdampak banjir.

“Banjir tak hanya merendam, tapi juga merusak tanaman padi karena arus airnya deras,” jelasnya, Minggu (17/03/2024).

Sebelumnya, diketahui banjir akibat intensitas tingginya air hujan melanda Sampang selama 3 hari (12-14 Maret 2024) dan merendam 16 desa di 4 kecamatan.

“Data kami menunjukkan 16 desa dan kelurahan di 4 kecamatan terdampak banjir,” kata H. Muhammad Hozin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang.

Sementara itu, bencana banjir yang kerap melanda Kabupaten Sampang menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati Rudi Arifiyanto. Upaya pencegahan banjir pun terus dilakukan. 

Salah satunya dengan mengusulkan program pembangunan embung kepada pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia.

Menurutnya pembangunan embung penting dilakukan agar banjir di Sampang bisa diminimalisir. Sebab, kalau hanya mengandalkan normalisasi sungai dan rumah pompa tidak maksimal.

“Alhamdulillah tadi kita ditemui langsung oleh Mohammad Irfan Saleh selaku Direktur Sumber Daya Air Bappenas RI. Kita sudah sampaikan soal penanganan banjir di Sampang, semoga bisa ada perhatian khusus dari pemerintah pusat,” jelas Pj Bupati Rudi Arifiyanto.

Ia mengatakan, bencana banjir yang melanda kabupaten Sampang disebabkan karena luapan sungai kali Kemuning. Ketika terjadi hujan deras khususnya di wilayah Pantura dan kondisi air laut pasang, maka dapat dipastikan air sungai meluap dan terjadilah banjir.

Hingga kini, akibat luapan banjir tersebut membuat akses jalan menuju dua kecamatan, yakni Karangpenang dan Omben tidak bisa dilalui kendaraan lantaran terendam air dengan ketinggian 30 cm- 40 cm.

Sehingga, warga diminta untuk mencari jalur alternatif lain. Bagi warga yang hendak ke Surabaya bisa melewati Jalan Makbul (Jembatan Tanglog) menuju JLS (Jalur lingkar Sampang), begitu juga sebaliknya. smp-1/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar. Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…