Dicerca Soal Anggaran Makan Siang Gratis oleh Anggota Komisi XI DPR RI

Menkeu: Saya Nggak Bisa Komentar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Momen Menteri Keuangan Sri Mulyani saat berbicara dengan anggota Komisi XI DPR RI dalam rapat kerja antara Kementerian Keuangan dengan DPR RI, Selasa (19/3/2024).
Momen Menteri Keuangan Sri Mulyani saat berbicara dengan anggota Komisi XI DPR RI dalam rapat kerja antara Kementerian Keuangan dengan DPR RI, Selasa (19/3/2024).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dicerca anggota Komisi XI DPR RI , soal anggaran makan siang gratis capres Prabowo-cawapres Gibran. Menkeu ngeles (berkelit) untuk menjawab pertanyaan itu.

"Mohon maaf sekali bapak dan ibu sekalian, apalagi ini bulan puasa. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya, saya nggak bisa komentar mengenai makan siang gratis, gitu aja," tegas Sri Mulyani, saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI, Selasa (19/3/2024).

Semula Komisi XI DPR RI mencecar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait makan siang gratis yang dikabarkan sudah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Program itu merupakan janji politik yang diusung calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Awalnya kritikan disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKB, Anis Byarwati. Dia mengaku masih belum mengerti implementasi program makan siang gratis dan mempertanyakan dari mana asal anggarannya.

"Ini masuk anggarannya di mana Bu Menteri? Kemarin sudah dicoba di SD mana gitu. Kalau uji coba cuma di SD tinggal dikasih makan siang, kan kalau makan, makannya cuma di sekolah. Ini sampai sekarang belum masuk di kepala saya, sementara anggaran yang dibutuhkan sangat-sangat besar dan sudah dipikirkan pula, sudah dirapatkan pula. Tolong berikan pencerahan," tanya Anis kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Selasa (19/3/2024).

 

Pertanyaan Fraksi PPP

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PPP, Wartiah. Ia mempertanyakan kebenaran kabar yang beredar terkait makan siang gratis menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Program makan siang gratis akan gerus dana BOS, apakah isu itu benar atau seperti apa? Karena itu banyak penolakan dari guru-guru. Kami tidak usah diurus makan siang gratis, tapi dana BOS ini yang paling penting. Itu yang beredar di NTT untuk disampaikan di forum ini," ucap Wartiah.

Menanggapi itu, Sri Mulyani mengatakan program makan siang gratis tidak ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Di 2025 pun masih dalam tahap pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang di dalamnya belum detail.

 

APBN 2024 Belum Ada

"Bukan karena kami menghindar ya, pertanyaan bapak dan ibu sekalian tentang makan siang gratis, kita belum menjawab karena di APBN kita belum ada, di 2024 kan tidak ada. Kalau ini program baru, bapak dan ibu sekalian kan juga paham bahwa siklus APBN kami nanti ke bapak dan ibu sekalian mulai dari KEM PPKF," ucap Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyebut APBN 2025 akan disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Agustus 2024 yang pelaksanaannya akan dilakukan pemerintah baru. Untuk itu, dinilai perlu ada fatsun politik dan komunikasi politik yang coba dilakukan secara proper.

 

Boro-boro Ngomongin

"Makanya kami nggak akan menyampaikan apa-apa. Kalau tadi disampaikan sudah dibahas di kabinet waktu kita ngomongin KEM-PPKF, itu baru postur besar. Kalau ada yang menyampaikan 'tadi kita ngomongin makan siang gratis' setahu saya sih enggak karena KEM-PPKF kita belum ngomongin... boro-boro ngomongin belanja K/L, postur aja masih dalam bentuk range, itu pun masih pembahasan sangat awal," jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani memastikan penyusunan APBN 2025 akan mengikuti aturan undang-undang. Ia pun enggan menanggapi lebih jauh terkait program makan siang gratis. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…