17.988 Personel Gabungan Diterjunkan Antisipasi Arus Mudik Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jumlah pergerakan masyarakat saat musim mudik Lebaran 2024 diprediksi mencapai 193,6 juta orang atau mencapai 71,7�ri total jumlah penduduk Indonesia. Daerah asal perjalanan terbanyak yang tertinggi adalah Jatim, yakni sebesar 31,3 juta orang (16,2%).

Berdasarkan survei Kemenhub melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) menyebutkan pergerakan masyarakat pada mudik tahun ini meningkat dibanding mudik 2023. Peningkatan diperkirakan naik hingga 123,8 juta orang.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin mengatakan ada belasan ribu personel gabungan yang bakal disiagakan selama Ops Ketupat Semeru 2024. Mulai dari Polri, TNI, hingga Dishub.

"Total ada 17.988 personel gabungan diterjunkan. Kami masih menunggu kekuatan personel dari instansi yang nanti akan berada di pos-pos tersebut, namun jumlahnya tidak akan kurang dari kekuatan tahun lalu, sekitar ribuan pastinya. Mengingat dinamika, pertumbuhan kendaraan, serta aktivitas yang meningkat tentu akan kami pertimbangkan," kata Komarudin, Sabtu (23/3/2024).

Selain itu, ada juga pos pengamanan dan pelayanan yang disiagakan. Baik di dalam kota maupun di jalur arteri hingga rest area di tol.

"Ada 217 pos pam dan pelayanan juga yang akan dibentuk," imbuhnya.

Komarudin menegaskan pihaknya juga berkoordinasi dengan pengelola jalan tol agar dapat memaksimalkan semua gate masuk atau keluar tol. Apabila kapasitas penuh atau ada antrean masuk rest area, lanjut dia, dimungkinkan akan ditutup sementara. Sebab, dikhawatirkan terjadi laka lantas.

Selain itu, juga akan disiapkan petugas tapping card tol, cadangan BBM yang cukup di rest area, hingga menutup jalur exit tol dan menyiapkan petugas untuk mengarahkan masyarakat bilamana terjadi antrean yang panjang dan dialihkan pada exit tol sebelum atau sesudahnya.

"Dan tentunya ada beberapa hal yang sampai saat ini masih berprogres, seperti beberapa ruas jalan yang masih dalam perbaikan. Sarana infrastruktur yang menjadi catatan, seperti objek wisata, dan ini membutuhkan persiapan lebih jauh, sehingga nanti di minimal H-3 menjelang operasi akan kami cek akhir untuk kesiapan," tandasnya. 

Berita Terbaru

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Maghfirah

Maghfirah

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai manusia biasa, melakukan kesalahan dan dosa tentunya hal yang wajar. Namun, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa …