Menuju Jatim Inklusif Bencana, BPBD dan Opdis Libatkan Difabel dalam Program Siap Siaga

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Program Siap Siaga berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur serta menggandeng Organisasi Penyandang Disabilitas (Opdis) berupaya untuk mitigasi bencana secara inklusif dan efektif.

Ancilla Bere, Koordinator Program Siap Siaga, menegaskan pentingnya melibatkan penyandang disabilitas dalam mitigasi bencana, untuk memastikan semua lapisan masyarakat terlindungi dengan baik.

"Dalam situasi bencana, disabilitas menjadi salah satu kelompok yang rentan karena memiliki ragam keterbatasan. Kondisi itu bisa membuat disabilitas terdampak secara signifikan jika penyelenggaraan penanggulangan bencana tidak responsif terhadap kebutuhan mereka," kata Ancilla, saat ditemui dalam lokakarya pengenalan dan inisiasi ULD-PB Jatim di Surabaya, pada Selasa (2/4/2024).

Kendati demikian, dengan digelarnya lokakarya pengenalan dan inisiasi Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) Jatim ini diharapkan menjadi wadah dalam kontribusi masyarakat dalam mitigasi bencana dengan keterlibatan disabilitas.

"Ini juga, agar proses-proses penguatan kapasitas, mempertimbangkan kebutuhan teman-teman dengan ragam disabilitas. Khususnya, penguatan kapasitas dalam kesiapsiagaan bencana, dalam tanggap darurat dan pascabencana," ujarnya.


Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Bige Agus Wahjuono, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim. Ia menekankan bahwa penyandang disabilitas memiliki kapasitas yang dapat dimanfaatkan dalam penanggulangan bencana, dan keterlibatan mereka menjadi kunci untuk memaksimalkan efektivitas penanggulangan bencana.

"Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita semua. Dalam kondisi bencana, disabilitas terkadang menjadi kelompok yang terpinggirkan, tetapi melalui inisiatif ini, kita membentuk unit yang menjadi bagian integral dari upaya penanggulangan bencana," papar Bige.

Dengan adanya langkah-langkah ini, ia juga berharap bahwa penanggulangan bencana di Jawa Timur dapat menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan semua warga, termasuk penyandang disabilitas.

Langkah ini juga diambil mengingat angka kejadian bencana yang signifikan di Jatim sepanjang tahun 2023, yang berdampak pada ribuan keluarga.

Serta risiko bencana yang masih berpotensi terjadi di masa depan, kolaborasi ini menjadi langkah yang strategis untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Jatim.

"Saat sepanjang tahun 2023 saja, terdapat 117 angka kejadian bencana di Jatim. Bencana itu, berdampak pada puluhan ribu keluarga. Dan berdasarkan hasil kajian risiko bencana Jatim, masih ada bencana yang berpotensi terjadi di Jatim tahun ini dan tahun mendatang," tukasnya. Ain

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…