Dalami Dugaan Korupsi Anggaran Mamin Satpol PP Jombang, Inspektorat Lakukan Audit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Bupati Jombang Sugiat saat melakukan sidak Mamin di Superindo Kabupaten Jombang, Jumat (5/4/2024). Foto SP/ Sarep
Pj Bupati Jombang Sugiat saat melakukan sidak Mamin di Superindo Kabupaten Jombang, Jumat (5/4/2024). Foto SP/ Sarep

i

SURABAYA PAGI, Jombang - Inspektorat Kabupaten Jombang, saat ini tengah melakukan audit investigasi dugaan tindak pidana korupsi. Dalam proses pengadaan barang dan jasa makanan dan minuman (mamin) di lingkup Satpol PP.

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa Kepala Inspektorat Kabupaten Jombang, Abdul Majid Nindyagung telah menugaskan tim khusus untuk melakukan audit investigasi atas adanya dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mamin Satpol PP Jombang, tahun anggaran 2023 tersebut.

Dalam pemeriksaan itu, Inspektorat Kabupaten Jombang meminta sejumlah dokumen diantaranya perubahan DPA TA 2023. Laporan realisasi anggaran TA 2023, daftar pegawai tahun 2023, serta jadwal piket atau jaga malam, hingga SPJ Mamin, baik daya tahan tubuh, rapat, jamu tamu.

Tak hanya itu, audit investigasi itu juga mengumpulkan seluruh dokumen sub kegiatan beserta dengan seluruh dokumen pendukung, termasuk kontrak kerjasama dengan penyedia.

Pj Bupati Jombang, Sugiat membenarkan bila saat ini tim audit investigasi bentukan inspektorat Jombang, tengah bekerja untuk menelusuri adanya persoalan di kantor penegak perda tersebut.

"Saya sudah memerintahkan inspektorat untuk memeriksa. Masih dalam proses review Inspektorat. Yang jelas persoalan ini harus segera diselesaikan," kata dia usai melakukan sidak Mamin, Jumat (5/4/2024).

Terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi, mantan Kabinda Sulawesi Barat ini mengaku tak mau berspekulasi terkait adanya dugaan tersebut dan meminta masyarakat agar menunggu proses audit investigasi dari inspektorat selesai dilakukan.

"Yang jelas saya belum berani ngomong. Takut salah saya, nanti kalau saya bilang ada ternyata gak ada. Makanya kita tunggu hasil pemeriksaan (audit investigasi inspektorat)," ujar Sugiat.

Meski demikian Sugiat menegaskan bahwa pihaknya berkeinginan bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh OPD termasuk Satpol PP, harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau saya intinya, segala sesuatu harus sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggaran belanja makanan dan minuman (mamin) tahun 2023 pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Jawa Timur nilainya cukup besar hingga mencapai Rp 1 miliar lebih.

Uang itu diproyeksikan untuk makanan dan minuman rapat, serta dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Selain itu anggaran tersebut juga untuk mamin anggota Satpol PP.

Namun, pada kenyataannya, setiap anggota Satpol PP Kabupaten Jombang, mendapatkan uang mamin sebesar Rp 10.000 per hari. Uang itu hanya untuk membeli satu botol air mineral kemasan.

"Hanya dapat air mineral saja setiap hari, satu botol. Tanpa snack atau semacamnya," kata, Jupiter (bukan nama sebenarnya) salah satu anggota Satpol PP Jombang, Minggu 17 Maret 2024.

Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Thonsom Pragono tidak menampik jika setiap anggota mendapatkan uang mamin sebesar Rp 10 ribu.

"Semua anggota (Satpol PP) dapat jatah uang makan setiap hari Rp 10 ribu," ujar Thonsom, Minggu 17 Maret 2024 lalu. Sar

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…