Cegah Inflasi di Surabaya , BLT Rencana Dicairkan untuk Keluarga Miskin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk keluarga miskin, mencegah kenaikan inflasi di Surabaya. Anggaran bantuan sosial (Bansos) tersebut, akan berasal dari APBD Kota Surabaya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi year on year (y-on-y) Kota Surabaya pada Maret sebesar 2,99 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,48. Angka tersebut, sedikit naik dibandingkan Februari (2,80 persen) maupun Januari (2,40 persen).

Masih mengutip sumber yang sama, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Maret 2024 terbesar di antaranya adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau. Di antaranya adalah beras, daging ayam ras, emas perhiasan, mobil, telur ayam ras, akademi/perguruan tinggi, kontrak rumah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), sepatu wanita dan tomat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) mengungkapkan, Pemkot Surabaya sebenarnya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengendalikan inflasi. Di antaranya, menjaga stabilitas harga pangan.

Untuk menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau, Pemkot Surabaya menyiapkan Kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang tersebar di beberapa pasar. Masing-masing kios TPID menyiapkan bahan pangan seperti beras dengan harga yang relatif terjangkau.

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menggelar Pasar Murah yang tersebar di ratusan titik di seluruh kelurahan Kota Pahlawan. Hingga saat ini, sudah ada dua gelombang pasar murah yang digelar secara serentak selama Ramadhan.

"Pasar murah ini, rencananya akan kami gelar hingga akhir tahun. Kami lakukan sebagai upaya pengendalian inflasi di Surabaya. Prinsipnya, saya nggak mau hal ini akan berpengaruh pada kemiskinan yang sudah turun saat ini," kata Cak Eri, Senin (15/4).

Tak berhenti di situ, Pemkot Surabaya juga tak menutup kemungkinan untuk menggelontorkan bansos tunai kepada masyarakat miskin. Harapannya, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga sehingga angka inflasi bisa diturunkan.

"Kalau inflasi naik, saya akan keluarkan BLT. Kalau inflasi naik, saya akan gunakan BLT untuk warga miskin. (Penerimanya) disepakati dengan RT/RW, lurah dan camat," tegasnya.

Bersumber dari pos anggaran dana cadangan, besaran BLT rencananya akan disesuaikan dengan jumlah penerima dan kekuatan anggaran APBD Surabaya.

Rencananya, tiap penerima BLT akan mendapatkan sekitar Rp 200 ribu. Selain detail penerima dan jumlah anggaran, pihak Pemkot Surabaya juga akan mematangkan teknis waktu pencairan. Hal tersebut juga tak terkait dengan politik.

"Kalau inflasi terkendali, (BLT) nggak keluar. Namun kalau inflasi, ya terpaksa saya keluarkan. Jadi, yang dapat (BLT) adalah keluarga miskin dan pra-sejahtera yang baru bebas dari kemiskinan. Karena baru mentas (dari miskin) jadi harus segera ditopang (bantuan). Prinsipnya, kami liat inflasi dulu," tandas Cak Eri.sb/ana

Berita Terbaru

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Sinergi Pemkot Mojokerto dan Gapopin Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Sinergi Pemkot Mojokerto dan Gapopin Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga

Rabu, 21 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Jawa Timur menyalurkan ratusan kacamata…

Kekeringan dan Karhutla Meluas, Deni Wicaksono Minta Gubernur Audit Mitigasi Bencana Jatim

Kekeringan dan Karhutla Meluas, Deni Wicaksono Minta Gubernur Audit Mitigasi Bencana Jatim

Rabu, 21 Okt 2026 14:23 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat langkah mitigasi m…

Pinjam Sarpras di Bagian Umum Kota Mojokerto Lebih Praktis dan Mudah dengan SIMASPRAS

Pinjam Sarpras di Bagian Umum Kota Mojokerto Lebih Praktis dan Mudah dengan SIMASPRAS

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Peminjaman sarana dan prasarana (sarpras) atau aset milik Pemerintah Kota Mojokerto kini jauh lebih mudah, praktis dan…