BPBD Kota Batu Canangkan Pembentukan Wisata Tangguh Bencana

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 16 Apr 2024 18:18 WIB

BPBD Kota Batu Canangkan Pembentukan Wisata Tangguh Bencana

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Pembentukan desa tangguh bencana (Destana) sebagai salah satu perwujudan langkah mitigasi bencana Kota Batu dinilai cukup baik. Selanjutnya, secara beriringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencanangkan pembentukan tempat wisata tangguh bencana. Hal tersebut akan diwujudkan bertahap lima tahun ke depan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Agung Sedayu membenarkan. Rencana ini mengingat Kota Batu sebagai jujugan memiliki beragam tempat wisata dengan berbagai karakteristik. Mulai dari wisata alam hingga buatan.

Baca Juga: Pasca Banjir Lahar Dingin Semeru, BPBD Jatim Prioritaskan Pemulihan 18 Jembatan dan 1 DAM

"Ke depan, lima tahun lagi menyasar tempat wisata tangguh bencana. Sebelumnya sudah dicanangkan embrionya secara betahap," kata Agung saat ditemui, belum lama ini.

Skemanya, lanjut Agung, adalah skema kesiapsiagaan bencana alam dan non alam dari adanya mitigasi hingga pasca bencana. Ia menyontohkan seperti pada saat pandemi Covid-19. Namun, program ini menyasar kesiapan lokasi dan segala elemen di dalamnya untuk bisa menanggapi situasi kebencanaan sesuai prosedur.

"Yang utama meminimalisir korban jiwa, bagaimana peringatan, edukasi, lalu juga simulasi tempat wisata kan menyesuaikan kondisi tempatnya. Untuk beroindah titik kumpulmya dimana," bebernya.

Baca Juga: Posko Siaga Bencana Lebaran Ditutup, BPBD Jatim Catat 14 Banjir, 6 Longsor, dan 5 Angin Kencang

Salah satu yang disebut akan jadi pilot project yakni di Taman Rekreasi Selecta. Namun, Agung menyebut tentu akan berbeda dengan kondisi wisata di desa, wisata alam dengan kondisi ekstrem tertentu yang perlu dijajaki lebih jauh.

"Kalau air terjun harus gimana, antisipasi seperti material kayu dan longsor, tentu beda dengan kolam renang dan wisata buatan. Kami mulai masuk ke wisata di desa dulu dengan melalui Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata)," ucap Agung.

Baca Juga: Menuju Jatim Inklusif Bencana, BPBD dan Opdis Libatkan Difabel dalam Program Siap Siaga

Ditambahkan Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan Bpbd Kota Batu Gatot Nugroho, target jangka pendeknya, BPBD memproses rencana tersebut pada tiga lokasi wisata dalam setahun.

"Karena kita baru mulai Insyaallah kita targetnya masih 3 lokasi. Kalau di mananya belum. Koordinasi awalnya akan kami bicarakan dengan Pokdarwis Kota batu supaya ada saran dan masukan," kata Gatot. Bt-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU