Jokowi-PM Lee, Bahas Ekstradisi Buronan di Bogor, Senin Ini

author Jaka Sutrisna

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi saat bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong
Presiden Jokowi saat bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Singapore-Indonesia Leaders' Retreat merupakan forum bilateral tertinggi yang memiliki peran penting dalam memajukan kerjasama di berbagai bidang antara Indonesia dan Singapura.

Pertemuan Singapore-Indonesia Leader’s Retreat ketujuh (terakhir) pada Senin (29/4/2024) di Bogor, Jawa Barat.

Diawali, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan PM Singapura Lee Hsien Loong di Istana Bogor, Senin pagi.

Lee Hsien Loong tiba di Istana Bogor pukul 10.00 WIB. Tiba di halaman Istana, Lee Hsien Loong disambut sejumlah menteri yang menjadi delegasi. Wakil PM Singapura Lawrence Wong turut dalam kunjungan ini.
Juga ada menteri yang hadir yakni Menhan Prabowo Subianto, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mendikbudristek Nadiem Makarim, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita, Menkumham Yasonna Laoly, Menhub Budi Karya Sumadi.

Para delegasi kedua negara kemudian saling bersalaman. Jokowi lalu mengajak Lee Hsien Loong menuju ruang teratai untuk berfoto sekaligus mengisi buku tamu.

Sama-sama Segera Ganti
Agenda yang diadakan setiap tahun ini telah berkontribusi dalam menjalin hubungan yang kuat antara kedua negara, demikian dilaporkan oleh The Straits Times, Minggu (28/4/2024).

Presiden Jokowi Widodo akan menyerahkan jabatannya pada akhir tahun kepada Menteri Pertahanannya, Prabowo Subianto.
Sementara PM Lee Hsien Long mengumumkan bulan ini bahwa ia akan menyerahkan jabatannya kepada wakilnya, Lawrence Wong, pada tanggal 15 Mei 2024.

Di bawah kepemimpinan kedua pemimpin tersebut, Indonesia dan Singapura telah menyelesaikan sejumlah permasalahan yang sudah lama ada.

Termasuk pengelolaan wilayah udara di kepulauan Riau dan Natuna di Indonesia, yang pernah dikuasai oleh otoritas negara kota tersebut.

Perselisihan tersebut diselesaikan bersamaan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pertahanan dan ekstradisi yang mulai berlaku pada Maret tahun ini.

Dalam pertemuan ke-tujuh hari ini, kedua pemimpin negara akan mengkaji “kemajuan signifikan” yang dicapai dalam bidang kerja sama bilateral.

Pembahasan tersebut antara lain akan membahas tiga perjanjian yang meliputi pengelolaan wilayah udara sipil, pertahanan, dan ekstradisi.

Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Perjanjian antara Pemerintah RI dan Pemerintah Republik Singapura tentang Ekstradisi Buronan, telah disahkan sejak tahun 2022.
Dengan disahkannya UU Ekstradisi antara RI dan Singapura tersebut, para pelaku kejahatan/buronan tidak bisa lagi sembunyi di Singapura.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly saat menyampaikan pendapatnya mengatakan, Perjanjian Ekstradisi antara Pemerintah RI dan Singapura tidak lepas dari posisi Singapura sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia, dengan intensitas pergerakan warga kedua negara yang tinggi, serta kebijakan Indonesia yang memasukkan Singapura ke dalam daftar negara bebas visa, menyebabkan Singapura kerap menjadi tujuan akhir atau tujuan transit pelaku kejahatan.

“Adanya kerja sama ekstradisi dengan Singapura, akan memudahkan aparat penegak hukum dalam menyelesaikan perkara pidana yang pelakunya berada di Singapura,” kata Yasonna di Ruang Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, dua tahun lalu.

Menurut Menkumham, Perjanjian Ekstradisi RI dan Singapura didukung oleh kedekatan hubungan bilateral dan geopolitik antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Singapura, untuk mencegah timbulnya potensi permasalahan penegakan hukum yang disebabkan adanya batas pada wilayah yurisdiksi tersebut. jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rapat paripurna DPRD Lamongan dalam rangka mendengarkan pertanggungjawabkan APBD tahun 2025, pada Jum'at (12/6/2026), menjadi…

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kembalinya H. Abdul Ghofur nahkodai DPC PKB Lamongan Periode 2026-2031, menjadi salah satu bukti selama ini kaderisasi di internal…