Pro Kontra, Warung Madura yang Viral Buka 24 Jam Bisa Raup Cuan Fantastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu warung Madura yang buka 24 jam di beberapa kota. SP/ PRB
Ilustrasi. Salah satu warung Madura yang buka 24 jam di beberapa kota. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Warung Madura terus bermunculan di berbagai banyak daerah. Meski mirip dengan toko kelontong pada umumnya, Namun Warung Madura memiliki perbedaan jam buka, yakni buka 24 jam nonstop, selain itu juga murah. Sehingga banyak dicari banyak orang.

Bahkan di hari libur sekalipun, tetap buka. Selaras dengan slogan pamungkasnya “Buka 24 Jam. Kiamat Buka Setengah Hari”.

Selain itu, keunikan dari toko tersebut, salah satu ciri khas yaitu punya rak berbentuk kotak yang dijejer dan disusun dengan rapi. Menyerupai rak sepatu saja. Rak-rak itu dipenuhi beragam barang dagangan. Ada gula, beragam mie instan, sabun, minuman botol kemasan, telur, beras dan lain-lain.

Selain itu, ada etalase yang juga berisi sejumlah barang. Beberapa makanan ringan dan kerupuk direnteng berdekatan dengan sampo dan kosmetik. Sementara rokok tertata rapi di dalam etalase. Di depan warung, botol-botol berisi bensin eceran juga ada. Lengkap, seolah siap melayani pembeli.

Salah satu penjualnya, Supril (21) asal Sumenep, sudah setahun dia merantau di Probolinggo dan bekerja sebagai penjaga salah satu Warung Madura di Kelurahan/Kecamatan Mayangan.

“Saya ke sini ikut paman. Kebetulan paman saya yang punya warung ini. Jadi saya diminta menjaganya. Kebanyakan memang warga Sumenep memiliki usaha warung sembako seperti ini,” kata remaja yang akrab dipanggil Ping ini, Jumat (03/05/2024).

Menurutnya, pamannya memiliki beberapa warung. Satu warung di Malang dan satu lagi di Jakarta. Sementara di Kota Probolinggo hanya memiliki satu warung.

“Kadang paman keliling dari satu warung ke warung lainnya. Seperti sekarang ini kebetulan di Kota Probolinggo selama tiga bulan untuk memantau warung ini. Bulan selanjutnya pindah ke warung lain atau pulang ke Madura,” jelasnya.

Setiap hari, warung itu dijaga dua orang. Yaitu, dia dan seorang pekerja lain. Mereka membagi tugas menjadi dua sif, pagi dan malam. Meski berjaga sendirian di malam hari, Supril mengaku tidak takut. Menurutnya, Kota Probolinggo tergolong aman.

“Saya kebagian jam malam, pukul 15.00 hingga pukul 03.00. Setelah itu ganti teman saya hingga sore hari. Tapi karena sekarang sedang ada paman, sift dibagi tiga. Nanti kalau paman pulang, balik dua sif lagi,” katanya.

“Alhamdulillah aman. Tapi kata paman akan dipasang CCTV untuk berjaga-jaga saja,” katanya.

Setiap hari, warung yang dijaganya itu selalu ramai. Bahkan, mampu meraup pendapatan hingga Rp 8 juta. “Tapi itu penghasilan kotor, belum dikurangi biaya sewa. Kemudian diputar kembali untuk kulak kalau stok barang habis,” katanya.

Namun, sayangnya tidak semua jam operasional Warung Madura yang buka 24 jam itu diperbolehkan. Salah satunya di Klungkung Bali. Di wilayah sana ada Perda tahun 2018 yang melarang tokoh-tokoh Yang buka sampai 24 jam.

Sebagai informasi, kebijakan ini dianggap tidak adil karena hanya menyasar warung atau toko kelontong kecil, sementara para ritel modern seperti alfamart, indomaret, circle K tidak ada larangan seperti itu. 

Lebih lanjut, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah telah mengkonfirmasi bahwa warung Madura diizinkan untuk beroperasi 24 jam penuh. 

Kemenkop dan UKM bahkan bertekad untuk menjaga usaha mikro, kecil, dan menengah dari persaingan yang ketat dengan ritel modern, sambil mengajak masyarakat untuk memilih belanja di warung-warung yang dimiliki oleh UMKM.

Pasalnya, dengan keberadaan warung madura yang tersebar di seluruh Indonesia, juga turut membantu membangun dan memajukan roda ekonomi di daerah tersebut. prb-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…