Sektor Perikanan Malang Dongkrak Program Ketahanan Pangan Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sektor perikanan di Kabupaten Malang menjadi komoditas unggulan yang memiliki potensi yang cukup besar pada ketahanan pangan nasional. Sektor perikanan tersebut memiliki dua potensi besar. Yakni perikanan tangkap atau laut dan perikanan budidaya. 

"Kalau untuk perikanan budidaya kita produksinya sekitar 12.000 ton per tahun. Produksi ikan nila sekitar 5.000 ton per tahun, ikan lele 6.000 ton per tahun," ungkap Victor, Selasa (07/05/2024).

Dengan besarnya potensi pada sektor perikanan, pihaknya secara tegas menyatakan sektor perikanan Kabupaten Malang siap untuk mendukung program ketahanan pangan dari Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI terpilih Gibran Rakabuming Raka yang lebih terkenal dengan sebutan program makan siang gratis. 

"Program makan siang gratis memerlukan lauk atau sumber protein hewani, kami Kabupaten Malang siap untuk mendukung kecukupan gizi dari protein yang bersumber dari ikan," tegas Victor. 

Pihaknya juga menyebut, sekitar 1.000 ton per tahun diisi oleh produksi ikan air payau, udang vanamei, ikan kemuru, hingga ikan layang yang biasa digunakan untuk produksi makanan kaleng berupa sarden. 

Kemudian untuk perikanan tangkap atau laut terdapat tiga jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Malang. Ketiga ikan tersebut yakni Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol atau yang biasa disingkat komoditas TCT. 

Untuk komoditas unggulan Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol, Victor menyebut produksinya hampir 9.000 ton per tahun. "Tunanya 3.000 ton, Cakalang sekitar 4.000 ton, Tongkolnya 2.000 ton. Sehingga totalnya 9.000 ton per tahun untuk produksi tangkapan perikanan laut," terang Victor. 

Sementara itu, pihaknya juga mengatakan bahwa sebanyak 70 persen hasil produksi tangkapan ikan, utamanya ikan laut dikirim ke beberapa kabupaten/kota besar di Indonesia. 

"Selama ini produksi ikan kita ,utamanya ikan laut itu 70 persen dikirim ke luar daerah Kabupaten Malang. Dikirim ke Unit Pengolahan Ikan di Banyuwangi, Surabaya dan Denpasar," tutur Victor. mlg-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…