Sektor Perikanan Malang Dongkrak Program Ketahanan Pangan Nasional

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 07 Mei 2024 13:56 WIB

Sektor Perikanan Malang Dongkrak Program Ketahanan Pangan Nasional

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sektor perikanan di Kabupaten Malang menjadi komoditas unggulan yang memiliki potensi yang cukup besar pada ketahanan pangan nasional. Sektor perikanan tersebut memiliki dua potensi besar. Yakni perikanan tangkap atau laut dan perikanan budidaya. 

"Kalau untuk perikanan budidaya kita produksinya sekitar 12.000 ton per tahun. Produksi ikan nila sekitar 5.000 ton per tahun, ikan lele 6.000 ton per tahun," ungkap Victor, Selasa (07/05/2024).

Baca Juga: Per Hari, Bumi Perkemahan Bedengan Malang Sedot 800 Wisatawan

Dengan besarnya potensi pada sektor perikanan, pihaknya secara tegas menyatakan sektor perikanan Kabupaten Malang siap untuk mendukung program ketahanan pangan dari Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI terpilih Gibran Rakabuming Raka yang lebih terkenal dengan sebutan program makan siang gratis. 

"Program makan siang gratis memerlukan lauk atau sumber protein hewani, kami Kabupaten Malang siap untuk mendukung kecukupan gizi dari protein yang bersumber dari ikan," tegas Victor. 

Pihaknya juga menyebut, sekitar 1.000 ton per tahun diisi oleh produksi ikan air payau, udang vanamei, ikan kemuru, hingga ikan layang yang biasa digunakan untuk produksi makanan kaleng berupa sarden. 

Baca Juga: Perahu Tenggelam, 2 Pemancing Tewas di Sungai Brantas

Kemudian untuk perikanan tangkap atau laut terdapat tiga jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Malang. Ketiga ikan tersebut yakni Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol atau yang biasa disingkat komoditas TCT. 

Untuk komoditas unggulan Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol, Victor menyebut produksinya hampir 9.000 ton per tahun. "Tunanya 3.000 ton, Cakalang sekitar 4.000 ton, Tongkolnya 2.000 ton. Sehingga totalnya 9.000 ton per tahun untuk produksi tangkapan perikanan laut," terang Victor. 

Baca Juga: 76 Desa di Malang Naik Tingkat Berstatus Mandiri, Dipicu Destinasi Wisata

Sementara itu, pihaknya juga mengatakan bahwa sebanyak 70 persen hasil produksi tangkapan ikan, utamanya ikan laut dikirim ke beberapa kabupaten/kota besar di Indonesia. 

"Selama ini produksi ikan kita ,utamanya ikan laut itu 70 persen dikirim ke luar daerah Kabupaten Malang. Dikirim ke Unit Pengolahan Ikan di Banyuwangi, Surabaya dan Denpasar," tutur Victor. mlg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU