Makkah Route: Imigrasi Surabaya Datangkan Langsung Petugas dari Arab Saudi ke Juanda

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Selasa, 14 Mei 2024 10:11 WIB

Makkah Route: Imigrasi Surabaya Datangkan Langsung Petugas dari Arab Saudi ke Juanda

i

Otoritas Imigrasi Arab Saudi di Terminal 1 (T1) Bandara Internasional Juanda. SP/ INI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Imigrasi Surabaya berperan penting dalam penerapan skema Makkah Route untuk jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Surabaya tahun 1445 H/2024 M yang baru dilakukan pertama kali di Bandara Udara Internasional Juanda.

Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Ramdhani, mengaku menghadirkan langsung otoritas Imigrasi Arab Saudi di Terminal 1 (T1) Bandara Internasional Juanda, guna mengimplementasikan kegiatan tersebut.

Baca Juga: Haji Lansia Masih 40 Ribu, Tahun Lalu 36 Meninggal

"Makkah Route letaknya di Terminal 1 keberangkatan Bandara Internasional Juanda. Prinsipnya, kita menghadirkan otoritas Imigrasi Arab Saudi ke Indonesia," kata Ramdhani, dari konfirmasinya kepada Surabaya Pagi, Selasa (14/05/2024).

Tambah Ramdhani, Imigrasi Surabaya juga memfasilitasi pemberian tanda masuk dan izin tinggal kepada 39 orang petugas otoritas Imigrasi Arab Saudi yang akan bertugas di Bandara Internasional Juanda.

"Dengan pemberian tanda masuk dan izin tinggal ini merupakan bentuk kolaborasi dan komitmen Imigrasi Surabaya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi JCH Indonesia," terang Kakanim yang baru saja ditugaskan kembali ke Imigrasi Surabaya itu.

Seperti yang diketahui, skema ini merupakan memindahkan proses pemeriksaan keimigrasian dari bandara kedatangan di Arab Saudi ke bandara keberangkatan di Indonesia.

Sebelumnya, skema ini telah ada di Indonesia mulai tahun 2018 di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta

Beruntung pada tahun 2024 ini, Makkah Route diperluas hingga embarkasi Solo dan Surabaya dengan pembagian keberangkatan JCH menjadi dua gelombang. 

Baca Juga: Gantikan Ayahnya, Abdul Aziz, Siswa SMK 18 Tahun jadi CJH Termuda di Surabaya

Lebih lanjut, pada penerapannya, JCH akan menjalani proses pemeriksaan dan pemberian izin masuk ke Arab Saudi sebelum naik ke pesawat, yang akan memberangkatkan mereka langsung ke Tanah Suci.

Dengan adanya Makkah Route ini, menurut Ramdhani memberikan banyak keuntungan bagi JCH, diantaranya bisa mengurangi waktu antrean dan memperlancar proses keberangkatan. "Jadi, JCH tidak perlu lagi mengantre untuk proses keimigrasian di Arab Saudi," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, tentunya mampu meningkatkan kenyamanan dan mengurangi kelelahan JCH, sehingga membantu JCH agar lebih siap dan fokus untuk melaksanakan ibadah.

Serta mengantisipasi penularan penyakit karena JCH terhindar dari berdesak-desakkan di bandara kedatangan Arab Saudi.

Baca Juga: CJH Embarkasi Surabaya, Disambut Fast Track Mecca Route

Sekedar mengetahui, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur menargetkan pemberangkatan 106 kloter JCH dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Lebih dari 39.000 orang JCH dan petugas kloter diperkirakan akan berangkat menuju Baitullah.

Hingga Senin (13/05/2024), kloter 1 sampai dengan 9 telah diberangkatkan, yang berasal dari Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Gresik.

Meski baru pertama kali menerapkan skema Makkah Route ini, Ramdhani menyebut semuanya berjalan lancar. Tentunya, Imigrasi Surabaya akan terus memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran dan kenyamanan jamaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Satgas Haji sudah bekerja mulai hari Jumat (10/05/2024) dan siap melayani sampai nanti proses kedatangan pada bulan Juni-Juli 2024. Komitmen kami untuk menyukseskan musim Haji tahun ini," pungkasnya. ain

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU