Disperdagin Kota Kediri Tera Ulang Pabrik Jelang Giling Tebu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri melakukan tera ulang di pabrik gula wilayah Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR
Petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri melakukan tera ulang di pabrik gula wilayah Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya selisih takaran dalam bertransaksi, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Jawa Timur, melakukan pengawasan alat Ukur, Takar, Timbangan, dan Perlengkapannya (UTTP) ke pabrik gula di wilayah Kota Kediri yaitu PG Meritjan dan PG Pesantren Baru.

Dalam kaitannya dengan pabrik gula, kata dia, tera ulang sangat diperlukan untuk menentukan produk akhir, meliputi penentuan kwanta (isi, berat, atau panjang) produk gula yang sudah jadi. Dalam menentukan kwanta, gula pasir yang dihasilkan oleh pabrik tersebut haruslah menggunakan UTTP yang sudah ditera dan/atau ditera ulang.

"Kami melaksanakan tera ulang di pabrik gula sebelum buka giling dengan tujuan agar lebih banyak petani tebu yang mengirimkan hasil panen tebu ke pabrik gula yang ada di seluruh Indonesia, bukan dikirim ke pihak swasta," kata Kepala Disperdagin Kota Kediri Wahyu Kusuma Negara di Kediri, Kamis (16/05/2024).

Wahyu juga menjelaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dijelaskan bahwa setiap alat timbang, alat ukur dan alat takar yang digunakan untuk berniaga wajib ditera ulang setiap tahun. Kegiatan tera ulang dilakukan untuk mencegah terjadinya selisih takaran dalam bertransaksi. 

Terkait dengan UTTP yang dilakukan tera ulang yakni Digital Crane Scale (DCS) yang merupakan peralatan timbangan tebu yang terhubung dengan komputer secara otomatis sebelum memasuki stasiun gilingan. 

Hasil tera ulang pada pabrik gula di Kota Kediri, kata dia, seluruh DCS berfungsi dengan baik dan sesuai dengan standar tera nasional.

"Alhamdulillah setelah kami lakukan tera ulang semuanya berjalan dengan baik, tidak ada kecurangan. Jadi kami sampaikan kepada petani tebu agar tidak perlu khawatir mengirimkan hasil panen tebu ke pabrik gula di Kota Kediri," kata dia. 

Wahyu berharap agar seluruh hasil pertanian tebu bisa dikirim ke semua pabrik gula dan menambah kepercayaan masyarakat. 

"Lahan pertanian tebu di Kota Kediri sangat luas jumlahnya, semoga dengan dilaksanakannya tera ini dapat menambah kepercayaan petani tebu sehingga tidak sangsi lagi dalam mengirimkan tebu ke pabrik gula," kata Wahyu. kdr-01/dsy

Berita Terbaru

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…