Vinfast Investasikan Rp 3,1 Triliun, Bangun Pabrik Mobil Listrik Tahun Ini

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024 13:17 WIB

Vinfast Investasikan Rp 3,1 Triliun, Bangun Pabrik Mobil Listrik Tahun Ini

i

Vinfast pastikan pembangunan pabrik mobil listrik di Indonesia. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Vinfast, produsen mobil listrik asal Vietnam mulai bersiap berinvestasi sebesar Rp 3,1 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Vinfast untuk melakukan ekspansi ke negara-negara ASEAN, khususnya untuk mobil setir kanan.

Di samping itu, langkah ini juga menjadi bagian strategi masuk pasar Indonesia yang diprediksi makin ramai dengan mobil listrik pada masa mendatang.

Baca Juga: Resmi Meluncur, Motor Listrik Saige SG-Max Dibanderol Rp 25 Juta

“Ya, kami juga berencana membangun pabrik di sana, pabrik CKD di Indonesia. Kami menanam 200 juta dollar AS (setara Rp 3,1 triliun) untuk pabrik ini, pada tahap pertama, tentu saja jika pabriknya berkembang mungkin akan berinvestasi lebih banyak,” ujar Temmy Wiradjaja, CEO VinFast Indonesia di Vietnam, Senin (20/05/2024).

Indonesia dinilai sebagai salah satu negara dengan iklim investasi kondusif sehingga VinFast diperkirakan bakal mulai memulai produksi mobil listriknya pada 2026. Kapasitas produksi diperkirakan mencapai 50.000 unit per tahun. 

Baca Juga: BYD dan CATL luncurkan baterai Pengisian Cepat 6C Akhir 2024

“Saat ini kami sedang dalam proses pembebasan lahan. Saya tidak dapat memastikannya saat ini, namun lokasinya akan memberitahu Anda pada saat itu. Kami menargetkan kapasitas produksi 50.000 unit dalam setahun,” ucap Temmy.

Dalam rencana investasinya, VinFast akan berkolaborasi dengan perusahaan dalam negeri untuk proses produksi. Selain itu, mereka juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan transportasi dan penyedia jasa teknologi dalam rangka ekspansi taksi listrik.

Baca Juga: Raihan Positif Penjualan Honda Naik 54% per Mei, Brio Paling Laris

Sementara itu, diketahui sebelumnya sudah banyak sektor industri otomotif yang telah berinvestasi di Indonesia. VinFast bukanlah yang paling besar bila dibandingkan pabrik MG Motor yang mencapai sekitar Rp 4 triliun, lalu pabrik BYD yang investasinya tembus Rp 16 triliun.

Nantinya, mobil nasional milik Vietnam ini akan memanfaatkan insentif dari pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Investasi (BKPM) No. 6 Tahun 2023 untuk mendatangkan VF 5 dan VF 6, sebagai upaya uji pasar di Indonesia. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU