SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Bugatti baru-baru ini meyakini mobil konvensional masih dipakai dalam jangka panjang, namun, dengan bensin sintetis. Sehingga, pihaknya mengusulkan pembelian mobil mewah itu termasuk dengan pemasangan pom bahan bakar minyak sintetis di rumah.
Bahkan, CEO Bugatti Rimac, Mate Rimac, memiliki ide liar untuk menggabungkan stasiun bahan bakar dengan pembelian mobil. Sang jenius di balik merek Rimac ini tidak mengesampingkan ide untuk memudahkan pemilik mobil mengisi bahan bakar mobil bermesin bakar dari rumah.
Sehingga, Rimac membagikan visinya: "Anda bahkan dapat membuat beberapa stasiun bahan bakar Bugatti yang indah untuk rumah-rumah pemiliknya, menggunakan bahan bakar sintetis," ungkapnya, Senin (27/05/2024).
Rimac tidak menyebutkan hubungan dengan Porsche, namun bukan ide yang aneh jika eFuel digunakan pada Bugatti beberapa tahun mendatang.
Kedepan, Bugatti berencana meluncurkan mobil baru pada 20 Juni, sebuah model yang benar-benar baru. Rimac mengatakan tidak satu bagian pun diambil dari model yang mereka rilis sebelumnya Nevera atau Chiron.
Mobil baru Bugatti diperkirakan menggunakan mesin V-16. Rimac mengatakan mobil tersebut menggunakan mesin baru yang bisa digunakan cukup lama. Sementara, Uni Eropa berencana melarang penjualan mobil baru yang memiliki emisi berbahaya pada 2035 dan membuat pengecualian untuk bensin sintetis. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu