PKS Jatim Gelar Rakor Pemenangan, Sebut Positif ‘Pecah Telor’ di Pilkada 2024

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan saat mengikuti Rapat koordinasi Pemenangan Pilkada pada tanggal 23 Mei 2024 di Kantor DPP Jakarta. SP/ RIKO
Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan saat mengikuti Rapat koordinasi Pemenangan Pilkada pada tanggal 23 Mei 2024 di Kantor DPP Jakarta. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PKS Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada se-Jawa Timur pada Hari Sabtu, 25 Mei 2024, di Kantor DPTW PKS Jatim. Rapat koordinasi itu dihadiri oleh pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur. Berbagai hal dibahas termasuk Pilkada dan Pilgub. 

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan mengikuti Rapat koordinasi Pemenangan Pilkada pada tanggal 23 Mei 2024 di Kantor DPP Jakarta. 

"Rapat koordinasi ini untuk meneguhkan apa yang sudah pernah disampaikan sebelumnya. Baik terkait target kemenangan dalam pilkada maupun strategi serta proses dalam mengusung calon kepala daerah baik gubernur maupun bupati/ walikota," ujar Kang Irwan.

Pecah Telor Kader yang Diusung Menang

Dalam kesempatan rapat koordinasi dengan ketua DPD PKS se-Jatim, Irwan menegaskan bahwa daerah yang capaian kursinya diatas 15 persen harus mengupayakan agar ada kader yang bisa diusung sebagai Cakada. 

Oleh karena itu, ia meminta agar komunikasi dengan para calon dan juga parpol harus terjalin secara baik dan maksimal. 

"Salah satu yang diupayakan adalah di kota Batu, Kota Malang, Kota Madiun, dan Magetan. Namun tidak tertutup kemungkinan dari daerah yang lainnya. Untuk kota batu sudah muncul nama Ludi Tanarto anggota DPRD kota Batu," jelasnya.

Selain itu, Irwan juga menyampaikan bahwa sebanyak mungkin calon yang diusung PKS menang termasuk Pilgub. 

Tidak Buka Pendaftaran, Tapi Komunikasi

Dalam tahapan penjaringan dan penyaringan calon, PKS di Jawa Timur tidak membuka pendaftaran calon yang akan maju dalam pilkada. Tapi menjalin komunikasi dengan para calon yang ada. 

Sebagaimana arahan DPP,  tugas DPW dan DPD adalah melakukan komunikasi dengan semua calon dan partai politik di daerahnya masing-masing kemudian membahasnya di level daerah untuk kemudian dibahas di tingkat wilayah serta tingkat Pusat. 

Yang pasti, ujarnya, persetujuan siapa calon yang diusung akan diputuskan oleh DPP. Namun demikian, komunikasi calon dengan PKS di daerah menjadi point penting yang harus terlaksana. 

Belum Ada Keputusan di Pilgub Jatim

Terkait dengan Pilgub Jatim, Irwan menyampaikan kepada peserta rakor bahwa belum ada keputusan, baik terkait dengan calon yang akan diusung maupun partai koalisi.  

Sebagaimana arahan DPP, tugas DPW PKS Jatim adalah melakukan komunikasi dengan calon yang ada termasuk Bu Khofifah sebagai calon gubernur Jatim. Jika kemudian ada calon lain yang muncul, PKS Jatim juga akan melakukan komunikasi. 

"Komunikasi dengan Bu Khofifah sudah tersambung tinggal menentukan waktunya yang pas," kata alumnus FISIP Unair itu. 

Irwan juga menyampaikan bahwa PKS Jatim proaktif untuk membangun komunikasi dengan parpol yang ada di DPRD Jatim. Alhamdulillah sudah dengan Gerindra dan Golkar Jatim. 

"Insya Allah dalam waktu dekat dengan Partai Demokrat Jatim. Sedangkan dengan Partai Nasdem, PKB, PDIP, PAN, PPP,  dan PSI masih dalam proses penjadwalan," ucapnya. 

Ia menyampaikan bahwa PKS Jatim sebagaimana arahan DPP melalui kontestasi pilkada ini ingin memberikan kontribusi untuk membangun Jawa Timur dan juga daerah di Jawa Timur. 

Menurutnya, kenaikan kursi PKS untuk pusat, provinsi dan kab/kota menjadi satu momentum untuk berpartisipasi maksimal dalam pilkada serentak 2024 ini. 

"Seluruh pengurus dan anggota PKS se-Jatim sudah siap untuk turut berpartisipasi serta mensukseskan," tegasnya. rko

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…