Dukung Pertanian dan Atasi Luapan Air, Pemdes Temu Normalisasi Irigasi

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Desa Temu, saat membersihkan saluran air yang kotor dan dangkal. SP/JUM
Warga Desa Temu, saat membersihkan saluran air yang kotor dan dangkal. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Lewat program padat karya tunai desa (PKTD) yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Temu, Kecamatan Prambon, dalam bentuk normalisasi saluran irigasi.

Untuk tahun 2024 ini, ada saluran air di tiga RT yang dinormalisasi, yakni di RT 01- 03 RW 02 Dusun Temu Gang 2. Dalam normalisasi itu, saluran air sepanjang sekitar 1 kilometer tersebut dibersihkan dan dilakukan pengerukan. Hasilnya, kini saluran irigasi tersebut semakin lancar dan terlihat bersih.

Kepala Desa Temu, Petty Fitri Anna, mengatakan, normalisasi saluran irigasi itu penting. Sebab, selama ini saluran irigasi yang juga untuk mendukung pertanian itu, airnya sering meluap. Terutama ketika musim hujan.

“Sudah kami laksanakan. Harapannya, ketika musim hujan, tidak lagi terjadi luapan air hingga ke jalan-jalan. Karena juga berada di pinggir jalan perkampungan,” kata Kades, Petty Fitri Anna, saat ditemui Surabaya Pagi, di kantornya, Selasa (28/05/2024).

Sementara, Sekretaris Desa (Sekdes) Temu, Edi Purwanto mengatakan bahwa, setiap tahun pemdes setempat melaksanakan kegiatan PKTD. Untuk tahun ini normalisasi saluran irigasi dilaksanakan di tiga RT yang berada di wilayah Dusun Temu Gang 2. Saluran irigasi yang kotor dan dangkal dibersihkan dan pengerjaannya dilakukan dengan sistem padat karya. 

“Untuk pekerjanya, kami memberdayakan warga setempat,” kata Edi Purwanto.

Menurut, normalisasi dilakukan agar pasokan air ke lahan warga tidak ada kendala. Sebab, selama ini air dari saluran itu kurang lancar menuju lahan pertanian. Padahal, ada puluhan hektare lahan pertanian yang bergantung pada saluran irigasi tersebut.

“Harapannya, aliran airnya bisa merata untuk lahan pertanian di dusun setempat,” pungkasnya. jum

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…