Pemkab Pasuruan Efisiensi Anggaran dan Realisasi Belanja untuk Pembangunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan -  Pj Bupati Pasuruan Andriyanto menunjukkan sejumlah prestasi positif Pemkab Pasuruan dalam paripurna Nota Keuangan atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pasuruan Tahun Anggaran 2023, Kamis (30/5/2024) siang.

Andriyanto menyebut, anggaran belanja yang terealisasi Rp 3,73 triliun atau 93,5 persen dari yang diproyeksikan sebelumnya. 

Dalam realisasinya, Pemkab berhasil melakukan efisiensi sehingga ada sisa anggaran belanja Rp 258,23 miliar.

”Dibandingkan tahun 2022 kemarin, realisasi belanja daerah cukup baik karena ada kenaikan sebesar Rp 8,2 persen,” kata Andriyanto, sapaan akrab Pj Bupati Pasuruan.

Menurut dia, belanja operasi yang menelan sebagian besar anggaran belanja mencapai Rp2,67 triliun. Kemudian belanja modal sebesar Rp 437 miliar, belanja tak terduga Rp 3,4 miliar dan belanja transfer Rp 617 miliar. 

Untuk pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp 3,658 triliun. Rinciannya dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah. 

Andriyanto mengakui bahwa angka tersebut sebenarnya kurang dari besaran yang ditargetkan sebesar Rp61,5 miliar. 

“Target pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah tidak tercapai, tapi realisasi pendapatan daerah 2023 naik sebesar Rp 306,55 miliar atau sekitar 9,14 persen lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” tuturnya. 

Kendati demikian, Eko Suryono, Sekretaris Fraksi NasDem tetap mengkritik kerja - kerja Pemkab Pasuruan. Dia memberi catatan terkait dengan proyeksi anggaran dan pelaksanaan program yang selama ini kurang selaras. 

Ia meminta, setiap kebijakan yang dibuat semestinya lebih dulu didasari adanya peta permasalahan yang kompleks. Sehingga alokasi anggaran yang dikeluarkan ini tidak sia- sia dan bermanfaat.

“Kelemahannya selama ini, pemerintah daerah masih berkutat pada urusan sosialisasi dan program rutinan, bukan pada pemberian terobosan dan Solusi terhadap permasalahan yang ada,” tutupnya. Hik

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…