Harga Sapi di PHT Tulungagung Cenderung Turun Jelang Idul Adha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi, Peternak sapi di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Ilustrasi, Peternak sapi di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dua minggu menjelang Idul Adha, harga hewan kurban di  belum ada kenaikan. Bahkan harga sapi justru cenderung turun dibanding harga di hari pasaran Pahing sebelumnya.

Hal ini diungkapkan Martin, salah satu pedagang asal Kediri. Setiap ekor rata-rata turun Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000. Pemilik usaha pemotongan sapi ini menduga, turunnya harga ini karena jumlah sapi yang masuk lebih banyak dari biasanya.

"Kualitas untuk pedaging juga tidak sebagus Pahing kemarin. Hanya sekarang variasinya lebih banyak," ucap Martin, Minggu (02/06/2024).

Dia sampai membeli 16 ekor sapi karena perbedaan harga yang signifikan ini. Sementara harga daging di pasaran di kisaran Rp 110.000 per kilogram. Namun Martin menduga, harga sapi potong hidup ini akan naik semakin mendekati hari raya Idul Adha.

"Kemungkinan masih bisa naik lagi kalau sudah dekat (hari) kurban," ucapnya.

Sementara itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di Pasar Hewan terpadu (PHT) Tulungagung baru-baru ini.

Fokus pengawasan ini adalah penyakit yang sebelumnya merebak, yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). Pemeriksaan ini untuk memastikan seluruh hewan ternak yang dijual di PHT tidak ada yang terjangkit penyakit, serta memastikan ketersediaan hewan ternak menjelang Idul Adha. 

"Kami melakukan pengawasan lalu lintas ternak. Setelah wabah PMK, jangan sampai sekarang merebak lagi," jelas Kabid Kesehatan Hewan Disnakeswan Tulungagung, Tutus Sumaryani. tlg-01/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …