Pedagang Angkringan Kelimpungan, Stok LPG 3 Kg Mulai Langka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pedagang angkringan mie ayam yang menggunakan LPG 3 Kg. SP/ NGW
Ilustrasi. Salah satu pedagang angkringan mie ayam yang menggunakan LPG 3 Kg. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Masyarakat kecil di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, khususnya para pemilik warung makan atau angkringan, dibuat kelimpungan lantaran kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram yang kini mulai langka, sejak 3 pekan terakhir ini.

Bahkan, kondisi ini memaksa mereka harus mengantre di pangkalan karena stok gas LPG 3 kilogram kosong di tingkat pengecer. Salah satu pemilik angkringan di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Karangtengah, Harni mengaku sudah mendatangi sejumlah pengecer, mereka tetap tidak mendapatkan gas LPG 3 kilogram akibat stok kosong.

"Pokoknya susah sekali mencari gas, kadang sampai ke desa-desa tetap tidak mendapatkan. Diduga banyak digunakan para pemilik rumah makan besar," kata Harni, Kamis (06/06/2024).

Selain itu, para pemilik warung makan dan angkringan harus membawa fotokopi KTP dan KK saat mendatangi pangkalan gas. Namun, usaha mereka tetap sia-sia karena gas LPG  3 kilogram masih tidak tersedia. 

Diduga kelangkaan LPG ini disebabkan oleh maraknya penggunaan gas bersubsidi oleh pemilik rumah makan besar. Hal ini yang membuat pelaku usaha kecil kesulitan mendapatkan gas bersubsidi itu.

Menanggapi hal itu, Sales Branch Manager Pertamina Magetan-Ngawi, Hamdan Abdurrahman membantah adanya kelangkaan saat ini. Ia mengaku sudah keliling pangkalan dan tidak ada kelangkaan.

"Kami sudah keliling dan tidak ada kelangkaan. Kami Pertamina juga tidak mengurangi penyaluran LPG di kab Ngawi. penyaluran normal, tanggal merah 1 Juni dan 17 Juni ada extra dropping," terang Hamdan.

Lebih lanjut, Hamdan Abdurrahman mengaku sudah rutin melakukan pemeriksaan di wilayah Ngawi. Sehingga ia memastikan hal itu tidak terjadi. Jika pada rumah makan besar dan perhotelan kedapatan menggunakan LPG PSO atau LPG 3kg, maka langsung tabung tersebut diganti dengan LPG NPSO (Bright Gas).

"Sasaran kami Horeka (hotel Resto Kafe) untuk memastikan menggunakan LPG NPSO. kami jg bekerja sama dengan agen LPG NPSO untuk support kegiatan ini," tegasnya.

"Sesuai dengan SE Dirjen Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022 dilarang bagi Horeka, usaha peternakan, pertanian, jasa las, batik dan binatu menggunakan LPG 3kg. Kami juga sudah menyebarkan flyer ini di setiap pangkalan 3 kg, agar tidak melayani konsumen tersebut," imbuh Hamdan. ngw-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…