1.070 Nelayan di Kota Pasuruan Akan Dilindungi dengan Asuransi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nelayan Pasuruan saat mencari ikan. Mereka diusulkan untuk dilindungi asuransi. SP/ HIKMAH
Nelayan Pasuruan saat mencari ikan. Mereka diusulkan untuk dilindungi asuransi. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pekerjaan di atas laut berisiko tinggi. Mereka sangat rentan mengalami kecelakaan kerja. Karena itu, Pemkot Pasuruan berencana mengcover nelayan dengan asuransi.

Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Muallif Arif mengungkapkan, kehidupan nelayan penuh risiko. Mereka bisa saja mengalami kecelakaan kerja, saat sedang melaut mencari ikan.

Perlindungan penuh sudah selayaknya diberikan. Yakni dengan memberikan asuransi jiwa melalui program BPJS Ketenagakerjaan. “Total ada 1.070 orang yang menjadi nelayan di Kota Pasuruan. Kami mengusulkan agar mereka bisa tercover asuransi,” kata Ayik-sapaannya, Kamis (06/06/2024).

Ayik menyebut, Pemkot akan membayar premi asuransinya, setiap bulan. Besarnya, senilai Rp 16 ribu. Mereka bisa tercover dalam dua program. Yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Saat ini, pengajuan sudah masuk ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Sebab, usulan asuransi tersebut, harus dikoordinir dalam satu bidang ketenagakerjaan. Agar lebih maksimal saat pendataan dan pengajuannya.

Sehingga jika dihitung, Pemkot harus mengalokasikan Rp 17.120.000 per bulan. Atau sebesar Rp 205.440.000 dalam setahun. Jumlah itu, dinilainya tidak terlalu besar, jika dibandingkan keselamatan jiwa nelayan.

“Insya Allah dalam Perubahan APBD (P-APBD) ini, bisa diusulkan untuk anggarannya. Kalau tidak bisa, ya akan diusulkan mulai berlaku tahun depan,” tutur Ayik. Hik

Berita Terbaru

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…