Penjualan Hewan Kurban di Pasar Hewan Kedondong Nganjuk Lesu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Kedondong, Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ
Ilustrasi. Pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Kedondong, Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Kondisi penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Kedondong, Nganjuk, Jawa Timur  tengah lesu lantaran sepinya pembeli, padahal saat ini sedang musim-musim nya Hari Raya Idul Adha. 

Pedagang sapi di Pasar Hewan Kedondong, Santoso (58) mengungkap jika Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Saat ini penjualan sapi di pasar relatif lesu. Hal ini terlihat dengan sedikitnya pengunjung di Pasar Hewan Kedondong.

“Sampai hari ini masih sepi pembeli padahal Idul Adha makin dekat. Dua minggu ini, saya hanya jual seekor sapi. Padahal, biasanya lima ekor sapi,” keluh Santoso, Senin (10/06/2024).

Sama halnya dengan penjualan sapi kurban juga sepi pembeli. Padahal saat ini sudah tidak ada wabah PMK yang merajalela. “Entah kenapa kok sepi ya,” ujarnya heran ujar pedagang sapi asal Desa Semare, Kecamatan Berbek, Santoso.

Mereka berharap, pembeli akan berdatangan ke pasar sapi terbesar di Nganjuk tersebut. Sehingga, sapi kurban yang dijual pedagang di sana bisa laku keras. “Mudah-mudahan minggu depan laris,” harapnya.

Diketahui, untuk harga sapi, Santoso juga mengaku tidak mengalami perubahan. Seekor sapi simental dijual dengan harga Rp 20 juta-Rp 30 juta. 

Para pedagang hewan kurban menduga sepinya pembeli kambing kurban karena Idul Adha bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sehingga, masyarakat memilih menggunakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sekolah putra-putrinya. 

“Banyak yang menolak saat saya tawari kambing kurban karena alasan uangnya untuk bayar sekolah dulu,” sambung Thukul Hariyanto, pedagang kambing kurban di Desa Babadan, Kecamatan Pace. ngj-01/dsy

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…