Budidaya Rumput Taman Menggiurkan, Raup Omzet hingga Rp 18 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Panen rumput laut yang kemudian dijual. SP/ MLG
Ilustrasi. Panen rumput laut yang kemudian dijual. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Budidaya rumput taman di Desa Kidangbang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang ternyata cukup menggiurkan. Pasalnya dengan budidaya komoditas tersebut bisa meraup omzet hingga tembus Rp 18 juta. 

Suhartono (55), salah seorang warga yang membudiyakan rumput mengungkap jika dirinya hanya berbekal pisau tajam yang biasa disebut ‘tatah’, Suhartono mengambil 3 meter rumput yang ada di tanah sesuai permintaan pembeli. 

“Ini beli sedikit, sama orangnya biasanya buat taman di rumahnya saja,” ujarnya, Rabu (12/06/2024).

Lebih lanjut, Suhartono pun ternyata sudah membudidayakan rumput sejak tahun 90’an. Rumputnya berjenis gajah mini dan rumput jepang. Kedua jenis rumput ini memiliki perbedaan, yakni terletak di daunnya. Untuk rumput gajah mini memiliki bentuk daun sedikit lebar. Sedangkan rumput jepang lebih kecil dibanding gajah mini.

Menurutnya, untuk membudidayakan rumput ini tak mudah. Pasalnya untuk proses penanamannya mirip dengan cara menanam padi. Penyiraman air harus dilakukan setiap hari ketika rumput kering. Hal ini dilakukan apabila musim kemarau

“Nanamnya ini ya seperti tanam padi. Bibitnya di sebar di tanah yang sudah bersih terus disiram dan dikasih pupuk kimia,” jelasnya.

Disisi lain, untuk pemberian pupuk juga rutin dilakukan. Pupuk ini diberikan dalam waktu dua minggu sekali. Kemudian, perawatan lain yang harus dilakukan adalah menghilangkan rumput liar. Proses penanaman hingga panen, membutuhkan waktu kisaran 2,5 bulan. 

Selanjutnya setelah rumput dipanen atau dicungkil dari tanah, maka akan membuat volume tanah berkurang. Oleh karena itu Suhartono harus mendatangkan tanah untuk pengurukan lahannya.

“Ini saya jualnya per meter Rp 15 ribu,” sebut Suhartono.

Bahkan ia menyebutkan, sekali panen dapat meraup pundi-pundi rupiah hingga Rp 18 juta untuk lahan seluas 2.000 meter saja. Untuk penjualannya tak hanya lokalan saja, melainkan ia sudah memiliki pelanggan dari luar daerah. Seperti dari Surabaya, Banyuwangi, dan Bondowoso.

“Yang paling sering dari Surabaya, biasanya ke sini langsung bawa truk,” tandasnya. mlg-01/dsy

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…