Komplotan Curanmor Diringkus, IRT jadi Penadah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melibatkan ibu rumah tangga dibekuk Polrestabes Surabaya. Satu dari tiga kawanan tersebut berstatus residivis.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah IAF (27), warga Banyu Urip, Surabaya; DR (26), warga Kebonsari, Surabaya; dan ibu rumah tangga asal Ploso, Sidoarjo berinisial ML (45). Mereka ditangkap di rumah masing-masing pada Jumat (7/6) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, setiap tersangka memiliki peran berbeda saat melancarkan aksinya. Untuk IAF, dia berperan untuk mengambil sepeda motor di rumah korban. Lalu, IAF dan DR menjualnya kepada ML di Sidoarjo.

"Setiap motor yang dicuri dijual sebesar Rp 4 juta dan hasilnya dibagi berdua (IAF dan DR)," kata Hendro dalam keterangannya, Kamis (20/6/2024).

Sementara ML menerima gadai kendaraan IAF dan DR. Lalu, ia menjual motor curian itu senilai Rp 5 juta secara online.

"Setiap motor yang terjual, ML mengaku mendapat keuntungan sebesar Rp 1 juta," imbuhnya.

Saat didalami, petugas mendapati salah satu tersangka yakni IAF merupakan residivis kambuhan.Dia pernah terjerat kasus serupa 5 tahun lalu.

"IAF ini residivis, tahun 2019 dan 2020 pernah dihukum dalam perkara pencurian dengan pemberatan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga komplotan pencuri dan penadah motor di Surabaya dibongkar. Salah satunya seorang ibu rumah tangga asal Sidoarjo.

Penangkapan ketiga korban berawal dari laporan 3 korban. Salah satu TKP berada di Aspol Ketintang Surabaya.

"Tiga korban melapor ke kami atas nama BK, RAS, dan SW. Lalu, kami dalami dan memburu keberadaan ketiganya," kata Hendro, Rabu (19/6). s-01/ham

Berita Terbaru

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan …

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …