Mendag Zulhas: Tren Positif Ekspor Indonesia-AS Dorong Pertumbuhan Ekspor Nonmigas

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Jumat, 21 Jun 2024 12:04 WIB

Mendag Zulhas: Tren Positif Ekspor Indonesia-AS Dorong Pertumbuhan Ekspor Nonmigas

i

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan. SP/ AINI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah tantangan ekonomi global semakin kompleks, Indonesia tetap menunjukkan tren positif dalam performa ekspor.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan mengapresiasi keberhasilan pelaku usaha Indonesia yang tetap konsisten mengekspor produk mereka ke pasar internasional, salah satunya adalah Integra Group. Yang mana, mereka secara intens mengirim produk furniture dan komponen bangunan ke mancanegara.

Baca Juga: Mendag Zulhas, Biang Keladi PHK Masal Buruh Tekstil

Bahkan pada Kamis (20/06/2024) pabrik yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) tersebut, berhasil mengekspor produk furnitur dan komponen bangunan sebanyak 11 kontainer dengan nilai total USD 440 ribu atau sekitar Rp7,2 miliar ke Amerika Serikat.

"Pelepasan ekspor di tengah restriksi hambatan perdagangan dunia ini merupakan berita gembira dan dapat menjadi model bagi perusahaan-perusahaan lainnya. Mudah-mudahan dapat ditiru oleh perusahaan-perusahaan lainnya," ujar Zulkifli, saat pada acara pelepasan tersebut.

Meski hasil produksinya 85,5 persen dipasarkan secara ekspor, dan hanya 14,5 persen secara domestik, Integra menggunakan material dari bahan-bahan lokal asli Indonesia.

"Ternyata mereka ini (Integra Group) memiliki kantor perwakilan di Houston, Texas. Bahkan mencatat kenaikan omzet 10 hingga 20 persen, apalagi raw materialnya dari Tanah Air," terangnya.

Baca Juga: Mendag Pastikan Stok dan Harga Bapok Aman

Lanjut Zulhae, selain berkontribusi pada devisa negara, Integra Group memberikan nilai tambah dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi puluhan ribu karyawan, menjadikannya perusahaan padat karya yang signifikan.

Zulhas menyebut, jika saat ini angka ekspor Indonesia ke luar negeri mengalami surplus dan Amerika Serikat menjadi mitra dagang strategis bagi Indonesia, terutama di sektor furnitur.

Bahkan, pada 2023, ekspor furnitur Indonesia ke AS mencapai USD 951,8 juta, dengan ekspor furnitur kayu sebesar USD 236,1 juta. 

Baca Juga: Mendag: 40 Pabrik China yang 'Nakal' Beroperasi di Indonesia

"Total perdagangan Indonesia-AS pada periode Januari-April 2024 tercatat sebesar USD 11,70 miliar, sementara pada 2023 mencapai USD 34,53 miliar dengan surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar USD 11,97 miliar," ungkapnya.

Dengan tren perdagangan Indonesia-AS yang tumbuh positif sebesar 9,03 persen dalam lima tahun terakhir, ekspor nonmigas Indonesia ke AS juga meningkat sebesar 9,93 persen.

Kendati demikian, atas cakupan ini menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar global, terutama di sektor furnitur dan komponen bangunan. Ain

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU