Salurkan Bantuan Beras Tahap 3, Bulog Tulungagung: 5 Kg/Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penyaluran bantuan berupa beras di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Ilustrasi. Penyaluran bantuan berupa beras di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabar baik bagi para penerima bantuan pangan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim). Pasalnya akan ada bantuan pangan berupa beras tahap 3 akan kembali digelar. Namun, kali ini ada yang berbeda, pada tahap ini menjadi 10 kg per 2 bulan. Berbeda dari tahap 1 dan yang setiap keluarga penerima manfaat menerima 10 kg per bulan.

“Kami baru menerima info dari pernyataan Bapanas (Badan Pangan Nasional). Kami masih menunggu penugasan resmi ke Bulog,” ujar Kepala Bulog Cabang Tulungagung, David Donny Kurniawan, Kamis (27/6/2024).

“Dari segi nilainya setara 5 kg/bulan, tapi pemberiannya setiap 2 bulan,” sambung David.

Lebih lanjut, saat ini Bulog Cabang Tulungagung mempunyai stok beras sebanyak 9.000 ton. Penyaluran dilaksanakan setiap 2 bulan, masing-masing pada Bulan Agustus, Oktober dan Desember 2024.

“Dari segi nilainya setara 5 kg/bulan, tapi pemberiannya setiap 2 bulan,” sambung David.

Menurutnya, saat ini Bulog Cabang Tulungagung mempunyai stok beras sebanyak 9.000 ton. Jumlah ini berasal sisa beras impor dan beras baru dari serapan gabah petani di musim panen 2024.

Sebagai informasi, sebelumnya diumumkan kelanjutan penyaluran bantuan sosial cadangan pangan. Penyaluran tahan 3 ini mulai dari Juli hingga Desember 2024. Sedangkan untuk penyaluran dilaksanakan setiap 2 bulan, masing-masing pada Bulan Agustus, Oktober dan Desember 2024.

Sementara Bulog Cabang Tulungagung menyalurkan beras untuk kebutuhan program ini sebanyak 2.856 ton per bulan. Jumlah itu disalurkan untuk semua wilayah kerja Bulog Cabang Tulungagung, meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar dan Kota Blitar.

Saat ini, proses penyerapan gabah petani dihentikan, menunggu masa panen kedua di tahun 2024. “Sekarang setop dulu, kemungkinan akan ada target baru (penyerapan gabah petani) di panen kedua,” jelas David. tlg-01/dsy

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…