Kemeriahan Grand Launching Kota Lama Surabaya: Menyusuri Sejarah dengan Sentuhan Modern

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 03 Jul 2024 22:37 WIB

Kemeriahan Grand Launching Kota Lama Surabaya: Menyusuri Sejarah dengan Sentuhan Modern

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Grand Launching Kota Lama Surabaya berlangsung meriah pada hari Rabu, 3 Juli 2024. Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diselenggarakan di Gedung Internatio, JMP Jl. Rajawali, Krembangan, Surabaya. Setelah soft launching yang sukses, peresmian ini menjadi puncak dari rangkaian revitalisasi Kota Lama Surabaya, membawa pengunjung menyusuri jejak sejarah dengan sentuhan modern yang memikat.

Kawasan Kota Lama Surabaya menyuguhkan suasana Eropa yang autentik, mengingatkan pada masa-masa kolonial dengan arsitektur khas yang masih terjaga. Distrik ini dipenuhi dengan bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perkembangan kota Surabaya dari masa penjajahan hingga era modern saat ini.

Baca Juga: Innovation Day 2024 : Schneider Electric Dukung Transformasi Digital di Surabaya

Salah satu sorotan utama acara ini adalah opera "Jika Aku Seorang Belanda" yang dipersembahkan oleh Teatrikal by Dimar Dance & Surabaya Dancer. Pertunjukan ini menggambarkan kehidupan selama masa penjajahan, perjuangan ekonomi, dan perkembangan pendidikan yang pesat hingga akhirnya Surabaya menjadi rumah bagi beragam suku bangsa.

Selain itu, pengunjung juga disuguhkan dengan sentuhan teknologi modern melalui Video Mapping Show yang dipersembahkan oleh LZY Visual. Pertunjukan visual ini memperlihatkan transformasi Kota Lama Surabaya dari masa ke masa, menampilkan keindahan dan keunikan sejarah kota ini dengan cara yang spektakuler.

Revitalisasi ini bukan hanya sekedar destinasi wisata, tetapi juga pengingat akan pentingnya sejarah kota Surabaya. Sebagaimana dikatakan oleh Bung Karno, "Jangan sekali-kali melupakan sejarah."

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan Kota Lama Surabaya terbagi menjadi 4 zona tematik yaitu Eropa, Pecinan, Arab dan Melayu.

Baca Juga: Inovasi Kesehatan: Surabaya Hadirkan R1N1 dengan Ribuan Tenaga Kesehatan di Setiap RW

"Konsep besar dalam revitalisasi ini adalah memadukan interaksi publik, ekonomi kreatif dan edukasi kesejarahan." ujarnya.

Peresmian ini menambah opsi wisata baru di kota Surabaya, memberikan alternatif selain Jalan Tunjungan yang telah populer. Ini merupakan langkah awal dalam memperkenalkan daya tarik budaya dan sejarah Kota Lama Surabaya kepada wisatawan lokal dan internasional.

Acara grand launching dimeriahkan oleh Drumband Gita Jala Taruna TNI AAL dan penampilan orchestra dari Line Entertainment, menambah kemegahan dan kemeriahan peresmian ini.

Baca Juga: Pemkot Surabaya akan Tambah Sekolah Negeri

Dalam wawancara, Fitri dan Ika, dua warga asal Surabaya Barat, mengungkapkan harapan mereka agar Kota Lama Surabaya dilestarikan dan terus dirawat.
"Kota lama ini harus dilestarikan dengan cara terus dirawat, apalagi untuk masyarakatnya ini juga perlu untuk melestarikan serta," ujar Fitri.

Ika menambahkan, "Ini adalah salah satu opsi lain di kota muda atau kota depan seperti Tunjungan. Kami berharap kota lama ini terus berkembang menjadi destinasi wisata yang membanggakan."

Peresmian Kota Lama Surabaya ini diharapkan menjadi magnet baru bagi para wisatawan, memperkaya pilihan wisata budaya dan sejarah di Surabaya, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan sejarah kota tercinta. Zis

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU