Home / Peristiwa : Hindari Gesekan Antar Pesilat pada Perayaan 1 Muharram

Ribuan Petugas Gabungan dari TNI-Polri Dikerahkan untuk Pengamanan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 07 Jul 2024 19:45 WIB

Ribuan Petugas Gabungan dari TNI-Polri Dikerahkan untuk Pengamanan

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ribuan personel gabungan dari TNI-Polri dan instansi terkait diterjunkan pada perayaan 1 Muharram atau 1 Suro di Madiun. Ini dilakukan untuk menghindari gesekan antar-pesilat.

"Kita sudah koordinasi dengan semua Forkopimda untuk pengamanan malam Suro baik oleh TNI-Polri dan instansi terkait mulai malam Suro tadi malam" ujar Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto, kepada wartawan Minggu (6/7/2024).

Baca Juga: Harga Porang di Madiun Melonjak Rp 12 Ribu per Kg, Petani Sumringah

Apel gelar pasukan pengamanan Suro kata Eddy telah dilakukan Sabtu (6/7) sore dengan melibatkan semua TNI-Polri dan instansi terkait. Pihaknya juga meminta semua masyarakat ikut menjaga kota Madiun yang kondusif saat perayaan bulan suro yang digelar perguruan silat.

"Kita sudah siapkan pengamanan melibatkan TNI-Polri mulai hari ini hingga suroan agung tanggal 21 Juli 2024 mendatang," kata Eddy.

Baca Juga: PAD Semester I 2024 Kota Madiun Capai 52,98 Persen

Eddy menambahkan saat kegiatan Suroan agung tanggal 21 Juli 2024 mendatang para pesilat dari luar kota Madiun dilarang memakai mobilitas kendaraan terbuka. "Semua kegiatan semua organisasi pesilat apapun dilarang menggunakan mobilitas kendaraan terbuka dan dilarang membawa atribut. Seragam dipakai saat sudah di lokasi," tandasnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto menyebut akan menindak tegas bagi pesilat yang tak menaati peraturan. Pengamanan melibatkan 1.500 personel TNI-Polri dan di-backup Polda Jatim dengan patroli 24 jam.

Baca Juga: Harga Kakao Naik 3 Kali Lipat, Petani di Madiun Sumringah Banjir Cuan

"Dari kita siapkan 1500 personel gabungan TNI-Polri 1.500 belum termasuk backup Polda Jatim mungkin sekitar 1.500 kemungkinan total 3.000 personel pengamanan," jelas Agus.

Agus menambahkan pihaknya juga telah koordinasi dengan Polres sekitar Madiun untuk membuat penyekatan. "Kita sudah koordinasi dengan semua Polres sekitar seperti Madiun Kabupaten, Ponorogo Ngawi, Magetan juga Nganjuk untuk membuat penyekatan," tandas Agus. Md-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU