Kasih Karunia

Agama Minoritas, Harus Lebih Toleran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai pemeluk agama Kristen, saya mengalami hidup sebagai minoritas di Indonesia . Ini memang tidak mudah. Tidak banyak orang yang mampu merasakan ketidakadilan yang kita terima.

Para pimpinan dan atasan juga tak ambil pusing jika ada hak yang tidak kita terima.

Padahal, agama Kristen adalah agama terbesar kedua di Indonesia. Dan umatnya hanya menjadi minoritas di Indonesia. Sekitar 10�ri populasi Indonesia terdaftar sebagai umat Kristen. Ini sebuah persentase secara absolut mencakup kira-kira 23,5 juta orang.

Bagi masyarakat Indonesia, istilah Kristen atau Kekristenan biasanya menunjuk pada agama Kristen Protestan.

Jujur, saya pernah mengalami sendiri pahitnya menjadi minoritas di sekolah. Ini membuat saya jadi lebih peka. Saya jadi bisa membayangkan betapa tertekannya siswa-siswi saya yang beragama Kristen di sekolah yang mayoritas guru dan muridnya beragama Islam.

Sehari sebelum Natal, mereka harus tetap masuk untuk mengikuti class meet yang diselenggarakan sekolah. Mereka juga tak mendapat guru agama. Kadang, mereka juga tak punya kesempatan untuk mengajukan diri sebagai ketua kelas apalagi ketua OSIS.

Saya amati, dalam lingkup masyarakat yang lebih besar, kesenjangan antara pemeluk agama mayoritas dan minoritas tampak semakin nyata. Seorang kawan saya yang beragama Islam, kebetulan serumah dengan ayah ibunya yang beragama Kristen.

Waktu itu, ibu dan komunitasnya hendak mendirikan gereja di desa tempat mereka tinggal.

Mereka ingin mendirikan gereja di tanah warisan salah satu nenek moyangnya. Secara hukum tentu saja mereka berhak melakukan hal tersebut. Karena, tanah itu milik mereka, dan mereka berhak mempergunakannya sebaik mungkin.

Pada akhirnya, gereja gagal mereka dirikan. Komunitas Kristen itu akhirnya hanya berhasil mendirikan rumah yang difungsikan sebagai tempat berkumpul dan beribadah saja.

Bagi saya yang generasi milineal, bersikap toleran kepada pemeluk agama lain tidak akan mengurangi kadar keimanan kita. Justru hal itu akan memperkuat rasa persaudaraan antar masyarakat kita. Puji Tuhan. (Maria Sari)

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…