Perspektif Kepemimpinan Desa Kalipecabean Kedepan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Maskup Murdiono, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Maskup Murdiono, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kepemimpinan publik memainkan peran krusial dalam menentukan arah perkembangan suatu desa, daerah maupun negara. Seorang pemimpin publik bukan hanya berperan sebagai pengambil keputusan, tetapi juga sebagai sosok panutan yang mencerminkan nilai-nilai dan aspirasi masyarakat yang dipimpinnya.      

Dalam konteks ini, kepemimpinan publik yang inovatif, efektif dan berintegritas adalah kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Kepemimpinan desa Kalipecabean yang sudah berjalan selama 2 periode dibawah pimpinan bapak Arif Al Ansori sudah berjalan dengan baik. Banyak infrastruktur yang sudah dibangun mulai jalan, saluran air dan sarana prasarana lainnya bahkan untuk pengembangan ekonomi telah dibagun kios desa untuk menampung UMKM.                              

Dari keberhasilan pembangunan fisik ternyata masih menyisakan masalah sosial yang masih belum terselesaikan sampai saat ini. Berdasarkan data DTKS desa Kalipecabean ada sebanyak 608 keluarga atau 1.363 jiwa, 196 keluarga memperoleh bantuan pangan non tunai (BPNT), 60 keluarga menerima PKH dan 40 keluarga memperoleh BLT DD. Masalah lingkungan juga masih menjadi masalah serius yaitu sampah dan pemukiman warga yang belum memenuhi standar kesehatan. 

Disamping itu masalah BUMDes juga belum berjalan dengan baik dan belum memberikan kontribusi ke desa dan masyarakat sebagaimana yang diharapkan. Kepemimpinan visioner yang beliau terapkan selama ini belum mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada di desa Kalipecabean dan menjadi pekerjaan rumah bagi kepala desa Kalipecabean yang akan datang apabila tidak segera diselesaikan.

Pemimpin yang tegas dan visioner belum cukup menyelesaikan masalah tersebut, oleh karena itu desa Kalipecabean ke depan butuh seorang pemimpin yang transformasional yang mampu membawa perubahan yang signifikan terhadap masyarakat dan desa.

Kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan yang mempengaruhi pegawai sehingga pegawai merasakan kepercayaan, kebanggaan, loyalitas dan rasa hormat terhadap pimpinan serta termotivasi untuk melakukan lebih dari apa yang diharapkan. Karakteristik utama kepemimpinan transformasional memiliki kemampuan untuk bertindak sebagai agen perubahan (agent of change) bagi organisasi.

Menurut saya, pemimpin desa Kalipecabean ke depan harus mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip kepemimpinan yang transformasional jika ingin menyelesaikan permasalahan yang ada di desa Kalipecabean diantaranya simplifikasi (mempunyai visi yang jelas), motivasi (memotivasi bawahan dan masyarakat), memfasilitasi (memfasilitasi bawahan untuk belajar dalam upaya mengantisipasi perubahan), inovasi (berani dan tanggungjawab melakukan perubahan), mobilisasi (mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mencapai visi dan tujuan), kesiagaan (siap belajar untuk menyambut perubahan dengan paradigma baru yang positif) dan komitmen (menyelesaikan masalah dengan baik dan benar). Mas/Man

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan

Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan

Senin, 02 Mar 2026 14:10 WIB

Senin, 02 Mar 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Cuaca ekstrem yang sedang melanda rata di Indonesia juga dirasakan Kabupaten Jember. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Pesanan Parcel di Kota Madiun Tembus Ratusan Paket Jelang Lebaran 2026

Pesanan Parcel di Kota Madiun Tembus Ratusan Paket Jelang Lebaran 2026

Senin, 02 Mar 2026 11:35 WIB

Senin, 02 Mar 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasuki pertengahan hingga akhir bulan suci membawa berkah tersendiri bagi para pelaku bisnis hampers dan parcel Lebaran di Kota…

Akibat Hujan Deras, Dua Kelas di SD Trenggalek Diterjang Material Longsor

Akibat Hujan Deras, Dua Kelas di SD Trenggalek Diterjang Material Longsor

Senin, 02 Mar 2026 11:30 WIB

Senin, 02 Mar 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat intensitas curah hujan tinggi di Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur mengakibatkan bencana tanah longsor Desa…

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bulog Tulungagung Serap Gabah dan Jagung Pipil Petani

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Bulog Tulungagung Serap Gabah dan Jagung Pipil Petani

Senin, 02 Mar 2026 11:20 WIB

Senin, 02 Mar 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Perum Bulog…

Momentum Safari Ramadhan, Bupati Nganjuk Pastikan Gabah Petani Terserap Rp 6.500 per Kilogram

Momentum Safari Ramadhan, Bupati Nganjuk Pastikan Gabah Petani Terserap Rp 6.500 per Kilogram

Senin, 02 Mar 2026 11:14 WIB

Senin, 02 Mar 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur menggelar Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahman, Dusun Kandangan, Desa…

Menuju Kota Bersih, Sidoarjo Masuk 10 Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah

Menuju Kota Bersih, Sidoarjo Masuk 10 Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah

Senin, 02 Mar 2026 10:56 WIB

Senin, 02 Mar 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kementerian Lingkungan Hidup berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Penilaian Kinerja…