Home / Opini : Opini Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Kebonsari Selama Dua Tahun

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 11 Jul 2024 09:32 WIB

Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Kebonsari Selama Dua Tahun

i

Ari Suharjo, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.SP/Hikmah

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Desa Kebonsari sebuah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Candi Kabupaten, Sidoarjo, Jawa Timur kini tengah mengalami transformasi di bawah kepemimpinan kepala desa Kebonsari Selama 2 Tahun.

Ia menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakatnya. Langkah-langkah progresif yang diterapkan tidak hanya berhasil membawa perubahan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan warga terhadap pemerintah desa.

Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Visioner Kepala Desa Kalisampurno Selama 6 Tahun

Mochammad Chuzaini juga mengedepankan transparansi dalam pengelolaan anggaran dana desa. Setiap penggunaan dana desa diumumkan secara terbuka melalui papan informasi dan media sosial resmi desa. 

Hal ini tidak hanya mengurangi potensi terjadinya korupsi, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan desa. Warga kini merasa lebih memiliki dan terlibat aktif dalam setiap program yang dijalankan.

Program peningkatan kesejahteraan masyarakat juga mendapat perhatian khusus. Untuk maksud tersebut, Kades berinisiatif menggandeng berbagai pihak untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi warga, khususnya di bidang pertanian dan usaha mikro. Hasilnya, banyak warga yang kini mampu meningkatkan penghasilan mereka melalui usaha mandiri.

Tidak hanya itu, pembangunan desa pun menjadi fokus utama. Kepala Desa Kebonsari bekerja sama dengan masyarakat desa dalam pembangunan infrastruktur seperti renovasi gedung pelayanan masyarakat, membagun saluran air di lingkungan Desa Kebonsari,  pembuatan lapangan sepak bola desa.

Baca Juga: Desa Keboan Anom, Sebuah Desa yang Terletak di Wilayah Kecamatan Gedangan

Lebih lanjut, Kepala Desa Kebonsari juga menyampaikan adanya bantuan pangan beras, batuan ternak, kerjasama dengan Puskesmas dan tim penggerak PKK setempat untuk menggalakkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil dan anak-anak. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa tersebut.

Dengan berbagai terobosan Desa Kebonsari  kini semakin maju dan sejahtera. Kepemimpinan kepala desa Kebonsari selama dua tahun visioner menjadi contoh nyata, bahwa perubahan positif dapat tercapai dengan komitmen, transparansi, dan kolaborasi yang terencana dan terukur. Desa yang dulunya dipandang sebelah mata, kini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama bahu-membahu membangun desa. Seperti kata pepatah, “Bersatu Kita Teguh", sebuah spirit yang diusung oleh masyarakat Desa Kebonsari dalam mewujudkan desa yang lebih baik depannya. Ari Suharjo/Man

Baca Juga: Kepemimpinan Luchman Sanjaya S.STP, M.HP. Bangun Transformasi Pelayanan Publik di Kecamatan Candi

 

*) Penulis adalah Ari Suharjo, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU