Opini Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Kepemimpinan Luchman Sanjaya S.STP, M.HP. Bangun Transformasi Pelayanan Publik di Kecamatan Candi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arief Dwi Winarko, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Arief Dwi Winarko, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Camat Candi, Luchman Sanjaya, S.STP, M.HP, telah memimpin Kecamatan Candi sejak Oktober 2021 dengan visi yang jelas dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa. 

Motto “One Day Service” yang diusungnya mencerminkan tekadnya untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien kepada masyarakat. Camat Luchman Sanjaya menekankan pentingnya pelayanan administrasi yang efisien dan cepat. Dengan motto "One Day Service", beliau memastikan bahwa setiap warga mendapatkan pelayanan yang maksimal tanpa harus berbelit-belit.

Langkah ini tentunya sangat diapresiasi oleh masyarakat yang selama ini mungkin merasa kesulitan dalam mengurus berbagai keperluan administrasi. Luchman Sanjaya memahami betul bahwa pelayanan administrasi yang baik adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Oleh karena itu, beliau berfokus pada penyederhanaan proses administrasi dan memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang cepat dan akurat. Langkah-langkah yang diambilnya meliputi peningkatan sistem teknologi informasi untuk mempermudah akses dan mengurangi waktu tunggu dalam pengurusan dokumen.

Luchman Sanjaya memahami betul bahwa pelayanan administrasi yang baik adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, beliau berfokus pada penyederhanaan proses administrasi dan memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang cepat dan akurat. Langkah-langkah yang diambilnya meliputi peningkatan sistem teknologi informasi untuk mempermudah akses dan mengurangi waktu tunggu dalam pengurusan dokumen.

Selain fokus pada pelayanan administrasi, Luchman Sanjaya juga bertekad untuk menjadikan semua desa di Kecamatan Candi sebagai desa mandiri. Beliau menginisiasi berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi dan sosial masyarakat desa. 

Melalui program-program ini, Luchman mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap pembangunan, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan desa. Kerja keras dari beliau membuahkan hasil yang membawa semua desa sebanyak 24 menjadi desa mandiri semua.

Kedisiplinan dan loyalitas adalah nilai-nilai utama yang selalu dijunjung tinggi oleh Luchman Sanjaya dalam memimpin Kecamatan Candi. Beliau percaya bahwa kedisiplinan adalah kunci utama dalam mencapai efektivitas kerja dan pelayanan yang optimal. Dengan disiplin yang tinggi, setiap pegawai diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Luchman Sanjaya sangat menekankan pentingnya kerja sama dalam penyelesaian tugas-tugas pemerintahan. Dengan pendekatan kolaboratif, beliau mendorong setiap pegawai untuk bekerja secara tim dalam menyelesaikan pekerjaan, sehingga setiap tugas dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien. Prinsip kerja sama ini juga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pegawai, Luchman Sanjaya memberikan reward kepada pegawai yang menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam bekerja. Penghargaan ini tidak hanya memotivasi pegawai untuk bekerja lebih baik, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang kompetitif dan produktif.

Kepemimpinan Luchman Sanjaya sebagai Camat Candi telah membawa banyak perubahan positif dalam pelayanan publik dan pembangunan desa. Dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi, pengembangan desa mandiri, penegakan kedisiplinan, kerja sama tim, dan penghargaan bagi pegawai teladan, beliau telah menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat. 

Kecamatan Candi di bawah kepemimpinan Luchman Sanjaya diharapkan terus maju dan berkembang, memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Arief/ man

 

*) Penulis adalah Arief Dwi Winarko, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Berita Terbaru

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Kejagung Masih Rahasiakan, Pejabat yang Kongkalikong dengan Terduga Korupsi Tambang Rp 47 T

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Senin (30/3/2026), penyelenggara negara yang diduga terlibat kasus korupsi dengan Samin Tan, masih belum dipanggil Kejagung.…