Harga Tomat Terjun Bebas hingga Rp 800 per Kg, Petani Pasrah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Panen tomat yang buahnya tidak bagus di Magetan. SP/ MGT
Ilustrasi. Panen tomat yang buahnya tidak bagus di Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Para petani di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur harus pasrah melihat kondisi yang ada. Pasalnya, harga tomat di level petani anjlok parah dari Rp 5.000 per kilogram, tinggal Rp 1.000 sampai Rp 800 per kilogram. 

Meski sudah siap dipanen, banyak petani yang mengungkap jika harga jual tanaman tomatnya tak lagi untung dan tidak sebanding dengan biaya tanam dan perawatan.

Hal itu juga turut dirasakan Rebianto (36), salah satu petani tomat di Magetan, dirinya sudah panen sebanyak empat kali dengan hasil total lima ton. Saat itu harga tomat di level petani masih berkisar Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram. Namun ketika harga sudah anjlok Rebianto memilih menelantarkan tanamannya.

“Masih bisa panen sampai 24 kali lagi sebenarnya. Tapi, karena harga malah turun sampai Rp 1.000 per kilogram sampai Rp 800 per kilogram, saya malas. Saya biarkan saja. Rencana saya mau bongkar saja, saya ganti tanaman lain,” kata Rebianto, Jumat (19/07/2024).

Sarni, petani di Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, mengalami hal yang sama, yakni harga komoditas tomat anjlok tanpa diketahui sebabnya. Dia pun memilih mengganti tanaman tomatnya dengan tanaman cabai karena harga cabai tengah naik.

“Terpaksa ganti tanaman ini. Tomatnya sudah saya biarkan. Nggak laku tomatnya. Harga cuma Rp 1.500 per kilogram. Di sini sudah nggak laku,” terang Sarni. Kerugian para petani tomat diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Sebagai informasi, diketahui saat ini tengah musim panen cabai sehingga pasokan melimpah namun justru harga naik cukup tinggi. Sementara itu, anjloknya harga tomat dan bawang merah diduga disebabkan oleh banyaknya petani yang gagal panen akibat serangan hama. Sehingga banyak petani yang menanggung kerugian yang cukup besar di pasaran. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…