Musim Kemarau, Permintaan Pupuk Subsidi di Probolinggo Menurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu petani sedang memberi pupuk tanaman padi di sawah. SP/ PRB
Ilustrasi. Salah satu petani sedang memberi pupuk tanaman padi di sawah. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Penyaluran pupuk subsidi berupa pupuk urea mencapai 26,12 persen dari alokasi yang telah ditetapkan merupakan lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu pada bulan mei pupuk urea telah tersalurkan 44 persen dan NPK 32 persen.

Staf Fungsional Analis Pupuk dan Pestisida pada Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Dadik Eko Suprapto mengungkap, jika di musim kemarau saat ini permintaan pupuk umumnya mengalami penurunan sebab cuaca tidak mendukung untuk musim penanaman.

“Pemenuhan pupuk sudah sesuai dengan masa tanam. Jadi pupuk yang sebelumnya telah dialokasikan akan disalurkan sesuai masa tanam,” ujar Dadik, Selasa (23/07/2024).

Berdasarkan data Dinas Pertanian, stok pupuk bersubsidi periode Januari sampai dengan Mei, alokasi pupuk urea sebanyak 31.532.000 Kilogram, telah tersalurkan 8.235.216 kilogram atau 26,12 persen. Sementara alokasi pupuk NPK sebanyak 29.647.000 kilogram, tersalurkan 5.587.344 kilogram atau 18,85 persen.

Lebih lanjut, Dadik menjelaskan, penurunan ini terjadi karena beberapa hal. Mulai dari masa tanam kedua yang jenis tanamannya diluar sasaran penyaluran pupuk bersubsidi. Selain itu, menyempitnya luasan lahan pertanian yang turut mempengaruhi jumlah penyaluran pupuk bersubsidi pada petani.

Sementara itu, untuk kebutuhan pupuk telah dihitung selama setahun sesuai dengan jenis tanaman dan luas lahan tanam. Dan lebih lanjutnya, dilaporkan kepada provinsi untuk mendapatkan jatah pupuk sesuai dengan kebutuhan selama masa tanam.

“Penyaluran sampai dengan bulan Mei lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Disebabkan oleh beberapa hal mulai dari masa tanam dan luas lahannya,” tuturnya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

AKBP Didik, Tersangka Narkoba, Istrinya Pengguna

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Libatkan Polwan Aipda Dianita Agustina      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam kasus na…

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Ekosistem Layanan Terintegrasi, KAI Wisata Catat Tren Positif Kunjungan Selama Libur Imlek 2026

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan tot…

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Layanan Kesehatan adalah Hak Konstitusional Setiap Warga Negara

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, mengingatkan Direksi BPJS Kesehatan harus memastikan…

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menandatangani kesepakatan dagang terkait…

Cap Go Meh, 3 Maret Bukan Hari Libur Nasional

Cap Go Meh, 3 Maret Bukan Hari Libur Nasional

Jumat, 20 Feb 2026 20:23 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cap Go Meh tahun ini akan diperingati pada Selasa, 3 Maret 2026. Jika dihitung dari hari Jumat, 20 Februari 2026, maka Cap Go Meh…