Relokasi Rp 60 Miliar di Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan Pupus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi pasar wisata Cheng Hoo yang berada di Kecamatan Pandaan. SP/ PSR
Situasi pasar wisata Cheng Hoo yang berada di Kecamatan Pandaan. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pembangunan pasar wisata Cheng Hoo Pandaan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 60 miliar harus pupus dan gagal. 

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto mengungkap jika pihaknya dalam proses lelang sudah sesuai ketentuan dan sesuai jalur yang sudah ditentukan. Pihaknya juga tak menyerah dan kemudian membuka retender dengan batas waktu tiga hari dari lelang pertama yakni Senin (22/07/2024). 

“Kita sudah sesuai ketentuan dan tidak berpihak pada siapapun, kami juga memastikan bahwa tidak ada tekanan oleh siapapun dan pihak manapun. Karena pada lelang pertama kemarin semuanya tidak memenuhi kualifikasi,” jelas Andriyanto, Rabu (23/07/2024).

Pada retender ini ada satu kandidat yang mendaftar, namun kandidat tersebut tidak memenuhi persyaratan dan kami anggap gugur. Hal ini kemudian membuat kecewa Andriyanto karena dana dari Kemendagri yang sudah diterima sejak awal tahun 2024 tersebut gagal diserap. 

Andriyanto juga menjelaskan bahwa anggaran untuk revitalisasi pasar wisata Cheng Hoo ini didapat dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 60 miliar.

“Awalnya kita hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 20 miliar, tapi kemudian berkembang hingga Rp 60 miliar dan itu merupakan sebuah perjuangan. Sehingga nantinya kita akan merancang kembali anggaran ini di Kementerian Keuangan, sedangkan untuk dananya kita kembalikan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, gagalnya relokasi tersebut, untuk opsi kedepannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan akan melakukan beberapa tahap lainnya dengan mencari sumber dana yang sah. Sehingga dengan perencanaan yang sudah matang tersebut, pihaknya akan merencanakan pada tahun 2025 mendatang. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…