Petani Ketar-ketir, 7 Hektar Lahan Padi Jombang Diserang Hama Wereng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu petani padi di Jombang, Jawa Timur memeriksa tanamannya dari hama wereng. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu petani padi di Jombang, Jawa Timur memeriksa tanamannya dari hama wereng. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak tiga Kecamatan di Kabupaten Jombang diserang hama wereng hingga seluas tujuh hektar di lahan padi milik para petani, diantaranya Kecamatan Bandarkedungmulyo, Gudo, serta Kecamatan Bareng. Tentu saja hal itu membuat petani di musim panen kali ini gigit jari. 

“Berdasarkan data yang masuk ke kami untuk musim tanam ini ada tujuh hektar yang terserang wereng,” terang Kabid Bidang Perlindungan Pasca Panen dan Pemasaran Hasil Pertanian Disperta (Dinas Pertanian) Kabupaten Jombang Akhmad Jani Masyhudi, Jumat (26/07/2024).

Diketahui, ketiga kecamatan yang diserang wereng tersebut merupakan lahan di daerah yang melakukan pola tanam tiga kali padi. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan pemantauan untuk mengatasi serangan hama wereng.

“Setelah itu, dinas bisa membantu bahan pengendalian yang akan digunakan bersama oleh petani untuk menanggulangi hama itu,” urainya.

Salah satu petani yang terpukul serangan hama wereng adalah Lewi, asal Desa/Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Dia mengatakan bahwa lahan padi miliknya diserang wereng saat berusia 20 hari setelah tanam, seluas sekitar 4.200 meter persegi. 

Sebagai informasi, selain wereng, hama tikus juga ikut membombardir tanaman padi milik para petani di Jombang, Jawa timur. Para petani juga berharap ada tindak lanjut dari pemerintah setempat. 

Pasalnya, banyak para petani yang berupaya untuk menanggulangi hama wereng melalui penyemprotan menggunakan obat-obatan. Namun tetap saja, serangan hama wereng makin menggila. Dan para petani hanya bisa pasrah karena Harga pestisida juga mahal. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…