SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Mangrove se-Dunia dan ulang tahun pertama Kebun Raya Mangrove Surabaya, diadakan penanaman 3000 bibit mangrove. Acara ini tidak hanya menjadi momen penting untuk lingkungan, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi generasi muda.
Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan, menyatakan bahwa kegiatan ini sengaja melibatkan anak-anak sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2024.
"Kita ingin mengenalkan dan mengajarkan kepada anak-anak bagaimana merawat lingkungan. Karena mereka nantinya yang akan melanjutkan dan diharapkan bisa menularkan ke generasi berikutnya," ujar Ikhsan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, juga menekankan pentingnya edukasi bagi anak-anak terkait tanaman mangrove.
"Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya tanaman mangrove, yang tidak hanya berfungsi untuk konservasi tetapi juga memiliki banyak manfaat lainnya," kata Antiek kepada Surabaya Pagi.
Acara penanaman ini melibatkan 600 peserta, termasuk pelajar sekolah, stakeholder, dinas pemkot, dan 100 pendaftar pertama Mangrove Ecorun yang akan dilaksanakan pada 28 Juli 2024.
Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki lima fungsi utama: edukasi, riset, konservasi, pariwisata, dan jasa lainnya. Selain itu, kebun raya ini memiliki fungsi tambahan sebagai sumber alternatif pangan.
"Kebun raya mangrove ini harus memiliki fungsi edukasi, riset, konservasi, pariwisata, dan jasa lainnya. Khusus untuk Kebun Raya Mangrove Surabaya, kami menambahkan fungsi keenam sebagai sumber alternatif pangan," jelas Antiek.
Saat ini, Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki koleksi 59 dari 202 jenis tanaman mangrove.
"Jenis-jenis tanaman mangrove ini berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan, bisa diolah menjadi tepung, sirup, sambal, selai, dan berbagai jenis olahan pangan lainnya," tambah Antiek.
Penanaman bibit mangrove ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi generasi mendatang.Zis
Editor : Mariana Setiawati