Survei DKSI Sebutkan Petahana Bisa Tumbang Lawan Ghofur-Handoyo

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M Firdaus saat memaparkan hasil surveinya. SP/ MUHAJIRIN
M Firdaus saat memaparkan hasil surveinya. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Suhu politik jelang pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Lamongan pada Agustus mendatang kian memanas, dua tokoh Yuhronur Efendi dan Abdul Ghofur terus berebut rekomendasi. Kalau dua tokoh ini jadi bertarung, petahana yang sudah pasti bergandengan dengan Dirham Akbar Aksara bisa tumbang asal lawannya Abdul Ghofur- Suhandoyo.

Hal itu disebutkan oleh M. Firdaus Direktur Duta Konsultan Survei Indonesia (DKSI) usai merilis hasil survei terbarunya Preferensi Pemilih dan Dinamika Politik Menjelang Pilkada 2024 pada Rabu (31/07/2024).

Disebutkannya, survei yang melibatkan 1.896 responden yang tersebar di 27 Kecamatan dan  dilaksanakan pada 15-19 juli tersebut, dinamika dan kekuatan pasangan calon mulai banyak diperbincangkan oleh publik.

DKSI pun lanjut Firdaus mensimulasikan elektabilitas kalau 3 pasangan calon Yuhronur Efendi -Dirham Akbar Aksara, Dyah Roro Esty-Suhandoyo, dan Abdul Ghofur-Imam Mukhlisin, elektabilitas paslon petahana masih tinggi prosentase 36,1 persen, sedangkan Roro-Handoyo di posisi kedua dengan 33,2 persen, Abdul Ghofur -Imam di posisi ketiga dengan elektabilitas 18,3 persen.

Simulasi ke 2, kalau ada tiga paslon, Paslon Yuhronur Efendi - Dirham elektabilitas masih tertinggi dengan 35,4 %, posisi kedua Deby Kurniawan- Suhandoyo 30,8 %, Abdul Ghofur - Dyah Roro 22,7 %.

Simulasi ke 3 lanjut Firdaus, kalau komposisi petahana tidak berubah, dan Ghofur berpasangan dengan Suhandoyo, sedangkan Roro-Deby, maka elektabilitas paslon Ghofur -Handoyo tertinggi capai 39,3 persen, dan pasangan Yuhronur - Dirham 34,6 persen, Roro-Deby 14,4 persen.

"Sehingga kalau terjadi 3 paslon dengan simulasi dua paslon, Yuhronur-Dirham, dan Ghofur -Handoyo dan Roro-Deby,  maka petahana bisa tumbang dalam pilkada mendatang, dan kecenderungan elektabilitas Ghofur dan Handoyo belakangan ini terus naik, dan Pak Yes stagnan," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Firdaus, kalau simulasi elektabilitas head to head Paslon Yuhronur -Dirham, dan Ghofur -Handoyo, maka petahana bisa tumbang, karena elektabilitas Ghofur -,Handoyo tertinggi capai 45,8 %, dan paslon Yuhronur Efendi -Dirham 39,6 %, tidak menjawab mencapai 14,6 %.

"Jadi kalau head to head, petahana lawan selain paslon Ghofur-Handoyo bisa menang, tapi kalau lawannya paslon Ghofur -Handoyo maka paslon Yuhronur -Dirham bisa tumbang, karena berbanding lurus dengan trend elektabilitas personalnya yang terus mengalami kenaikan," bebernya. 

Sementara itu, metodologi Survey DKSI memakai Multi stage random sampling dengan melakukan jejak pendapat. Kriteria responden adalah penduduk kab. Lamongan yang berusia 17 tahun ke atas dan atau sudah memiliki hak pilih

Total responden sebanyak 1.896 yang tersebar di 27 kecamatan dan terdiri dari 51, 6 % perempuan dan 48,4 % laki - laki. Sedangkan margin of errornya +/- 2,3 % pada tingkat kepercayaan 9,5%. jir

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…