Lumajang Krisis Pendidikan, Pemkab Gencarkan Program ‘Sekolah Tamu’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Anak sekolah di Lumajang, Jawa Timur banyak yang putus sekolah karena faktor utama ekonomi. SP/ LMJ
Ilustrasi. Anak sekolah di Lumajang, Jawa Timur banyak yang putus sekolah karena faktor utama ekonomi. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang melaporkan adanya krisis pendidikan di wilayahnya lantaran banyaknya anak yang memilih untuk putus sekolah dan juga ada yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan seterusnya yang dipicu faktor utamanya adalah masalah ekonomi.

Krisis pendidikan tengah melanda Kabupaten Lumajang melanda sebanyak 5.848 anak usia sekolah. Tentu saja angka tersebut sangat mengkhawatirkan dan menjadi sorotan serius bagi berbagai pihak.

"Banyak orang tua yang lebih memilih anaknya bekerja di tambang karena upahnya yang menjanjikan," ujar Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Lumajang, Yusuf Ageng Pangestu, Senin (19/08/2024).

Pasalnya, banyak yang menganggap bekerja di tambang lebih penting daripada masa depan yang cerah melalui pendidikan. Pasalnya, upah harian seorang pekerja tambang bisa mencapai Rp 200.000, jumlah yang cukup besar bagi sebagian masyarakat Lumajang.

"Bagi mereka, ijazah tidak sebanding dengan uang yang bisa langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tambah Yusuf.

Selain faktor ekonomi, pernikahan dini juga menjadi salah satu faktor banyaknya siswa memutuskan untuk putus sekolah. Bahkan kasus ini juga sudah sering terjadi di kawasan pelosok Lumajang. 

"Rata-rata siswa putus sekolah karena pernikahan dini yang didominasi siswa dibangku SMP dan tidak melanjutkan sekolah ke SMA," ungkapnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah setempat tengah mendorong program "Sekolah Tamu". Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi santri untuk mengikuti pelajaran di sekolah formal terdekat. 

Meskipun pemerintah telah berupaya mengatasi masalah putus sekolah, namun tantangan yang dihadapi masih sangat kompleks. Hal itu dikarenakan investasi pada pendidikan adalah investasi bagi masa depan bangsa. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…