Aksi Melawan Dinasti Politik dan Pembangkangan Konstitusi di Tugu Pahlawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ratusan anak muda Surabaya berkumpul di depan Tugu Pahlawan pada Kamis pagi dalam sebuah aksi demonstrasi yang menyuarakan penolakan terhadap dinasti politik dan pembangkangan konstitusi.

Aksi ini digelar sebagai respon terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 Tahun 2024 mengenai ambang batas partai politik mendaftarkan pasangan calon.

Mengenakan pakaian serba hitam, massa yang didominasi anak muda ini menunjukkan sikap duka mereka terhadap kondisi hukum di Indonesia. Aksi yang awalnya hanya diikuti oleh puluhan orang ini kemudian menarik perhatian lebih banyak warga, hingga akhirnya terkumpul ratusan peserta pada pukul 11.20 WIB.

Koordinator aksi, Thanthowy Samsudin, yang juga seorang dosen Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk mencerdaskan publik dan memberikan pemahaman bahwa bangsa ini sedang menghadapi masa-masa sulit di bawah kepemimpinan yang cenderung otoriter.

"Kami menuntut tiga hal utama: pertama, kami meminta Presiden dan DPR untuk menghentikan pembahasan revisi UU Pilkada dan mematuhi Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024. Kedua, kami mendesak KPU untuk segera menindaklanjuti dua putusan MK tersebut. Ketiga, jika revisi UU Pilkada dilanjutkan dengan mengabaikan putusan MK, kami siap melakukan pembangkangan sipil untuk melawan tirani dan autokrasi rezim Joko Widodo," tegas Thanthowy.

Dalam orasinya, Thanthowy juga menekankan pentingnya melawan dinasti politik, baik yang dibangun oleh Presiden Joko Widodo maupun oleh Prabowo Subianto.

Menurutnya, setiap warga negara harus memiliki hak yang sama dalam politik, tanpa ada keistimewaan bagi keluarga tertentu.

Aksi demonstrasi ini juga mencerminkan kekhawatiran anak muda terhadap masa depan demokrasi di Indonesia. Mereka menolak keras segala bentuk kesewenang-wenangan dan menyuarakan perlunya menghormati cita-cita para pendiri bangsa.

"Surabaya sebagai Kota Pahlawan harus menjadi garda terdepan dalam melawan ketidakadilan. Kita harus paham politik karena dampaknya akan dirasakan oleh kita semua," pungkas Thanthowy.

Dengan semangat yang membara, para demonstran berjanji akan terus mengawal putusan MK dan menolak revisi UU Pilkada demi menjaga supremasi konstitusi dan kedaulatan rakyat. Zis

Berita Terbaru

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Modus Baru, 7 kg Sabu Dikubur

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dalam pengungkapan kasus Narkoba, polisi menangkap tiga tersangka dengan barang bukti 7 kilogram sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Riau…

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Chat WA Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Diajukan ke Sidang Praperadilan

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:16 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan telah mengantongi sejumlah alat bukti dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi…

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Tim 9 Kejagung Baru Periksa Satu dari 4 Saksi Penyidik Polri

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:13 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna melalui keterangannya menjelaskan Selasa (28/7) tim Sembilan Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan…

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Pejabat Bea Cukai Golongan III D, Terima Gratifikasi Rp 7,6 Miliar

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.com - Budiman Bayu Prasojo (BBP), selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar. Jaksa…

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Kematian Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus Masih Misterius

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:08 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan hingga Selasa (28/7) masih menyelidiki…

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Satgas Anti-Premanisme & Mafia Tanah Surabaya, Gerak

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kasus pendudukan paksa sebuah rumah toko (ruko) di Surabaya menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. VIRAL di media sosial…