Pelantikan Anggota DPRD Kota Blitar Dihiasi dengan Unjuk Rasa

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa melakukan aksi di kantor DPRD Kota Blitar. SP/Lestariono
Massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa melakukan aksi di kantor DPRD Kota Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ratusan mahasiswa pada Jumat (23/8) pagi menggeruduk Kantor DPRD Kota Blitar di jalan Achmad Yani Kota Blitar bertepatan dilantiknya 25 anggota DPRD Kota Blitar yang baru untuk periode 2024 s/d 2029.

Kedatangan ratusan mahasiswa dari beberapa jurusan itu untuk menolak pengesahan revisi UU Pilkada oleh DPR RI. 

Dalam aksinya mereka membentangkan poster bertuliskan tuntutan untuk menyampaikan aspirasinya.

Sebelum menuju ke titik sasaran (Kantor DPRD Kota Blitar) ratusan mahasiswa melakukan long march sekitar 2 kilometer, dari titik kumpulnya mereka di Istana Gebang, dalam aksinya dijaga oleh anggota Polres Blitar Kota yang dikomandani Waka Polres Blitar Kota Kompol Gede Suartika. 

Mereka menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan atas matinya konstitusi, selain itu juga disajikan replika pocong dan keranda di depan kantor DPRD Kota Blitar, tampak beberapa mahasiswa berperan merusak keranda konstitusi yang merupakan simbol DPR yang akan mengesahkan revisi UU Pilkada. 

Setelah pocongan dan keranda itu dibakar juga membakar ban bekas sehingga asap hitam menyelimuti suasana unjuk rasa, para mahasiswa meminta dan mendesak para anggota dewan yang baru dilantik untuk menemui mereka tanpa terkecuali. 

Dalam aksi unras itu ada sedikit terjadi aksi saling dorong saat anggota dewan keluar dari halaman Kantor DPRD Kota Blitar. Aksi dorong terjadi lantaran terbatasnya ruang bagi anggota dewan saat menemui mahasiswa.

Dalam aksi dorong mendorong itu berhasil diredam aparat kepolisian, dan akhirnya anggota dewan pun bersedia berdialog dengan mahasiswa sambil duduk di jalan. 

Dalam orasinya Vita Nerisa menyampaikan, dinamika sekarang yang terjadi adalah DPR RI mencoba menganulir putusan MK, tentang UU Pilkada. 

"Kami harus peka dengan konstitusi yang terancam ini, untuk itu kami turun ke jalan," kata Vita Nerisa. 

Lebih lanjut mahasiswi berjilbab ini menyebutkan mahasiswa harus punya andil dan mengawal kinerja DPRD dalam menyampaikan aspirasi rakyat Blitar. Kami berdiri disini untuk masyarakat Blitar, menegakkan konstitusi.

“Jangan sampai kita lengah, meskipun mereka (DPR RI) mengatakan pembatalan. Kita harus kawal sampai putusan MK ini tertuang dalam PKPU,” tegasnya. 

Sebelum unjuk rasa berakhir, seluruh anggota dewan menandatangani spanduk putih bersama perwakilan mahasiswa. Sementara Sahrul Alim salah satu anggota DPRD Kota Blitar, pihaknya akan menampung dan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke DPR RI, sekaligus akan mengawal putusan MK. 

"Jelas kami akan menampung aspirasinya, dan akan kami kawal, yang jelas kami mengapresiasi aksi rekan rekan Mahasiswa," ungkap Sahrul Alim pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…