Pemindahan Rute JLLT Surabaya, Efisiensi Anggaran dan Dampak pada Kawasan Pantai Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengusulkan perubahan rute pembangunan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) atau Outer East Ring Road (OERR) untuk menekan biaya pembebasan lahan dan pembangunan yang mencapai Rp 7 triliun. Rute JLLT yang semula direncanakan melewati Jalan Middle East Ring Road (MERR) kini diusulkan bergeser ke sisi luar di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa pergeseran rute ini diprediksi dapat menghemat anggaran hingga 30 persen.

"Kalau digeser, biaya bisa berkurang. Kalau perhitungan kita, rute digeser bisa berkurang hampir sekitar 30 persen," ungkap Eri.

Meski potensi efisiensi anggaran terlihat menjanjikan, rencana ini masih perlu mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Hingga saat ini, Pemkot Surabaya belum menyampaikan usulan resmi tersebut.

"Kita memang belum sampaikan ke sana (pemerintah pusat), nanti kita diskusikan mulai kapan pengerjaannya dari pemerintah pusat," jelas Eri.

Pergeseran rute JLLT ke kawasan Pantai Timur Surabaya tidak hanya berpotensi mengurangi biaya pembangunan, tetapi juga berdampak pada pengembangan wilayah tersebut. Kawasan Pamurbaya, yang dikenal dengan potensi alam dan keindahan pantainya, akan menjadi titik lintasan baru JLLT.

Namun, pemindahan rute ke kawasan pantai ini juga memunculkan tantangan baru terkait dampak lingkungan dan sosial. Dalam hal ini, Pemkot Surabaya perlu melakukan kajian mendalam terkait dampak pemindahan rute tersebut terhadap ekosistem pantai dan masyarakat setempat.

Dengan besarnya anggaran yang dibutuhkan, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan pentingnya memasukkan proyek JLLT ini ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya. Hal ini untuk memastikan keberlanjutan proyek tersebut di tengah keterbatasan anggaran.

"Rp 7 triliun ini harus dibuat RPJMD Pemkot Surabaya, kapan selesainya. Jadi tidak bisa diselesaikan tahun ini. Kalau diselesaikan tahun ini, APBD Surabaya habis," tegas Eri.

Keberanian dalam pengambilan keputusan besar ini diharapkan menjadi perhatian bagi pemimpin Surabaya di masa depan.

"Setiap wali kota yang menjabat harus berani membuat keputusan besar agar proyek pemecah kemacetan di wilayah timur Surabaya itu bisa terus berlanjut," pungkasnya.

Proyek pembangunan JLLT sepanjang 16,8 kilometer ini direncanakan akan melintasi enam kecamatan di Kota Surabaya, yakni Kenjeran, Bulak, Mulyorejo, Sukolilo, Rungkut, dan Gunung Anyar. Meski demikian, waktu pasti dimulainya pengerjaan proyek ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Dengan langkah ini, Pemkot Surabaya berharap pembangunan JLLT dapat dilaksanakan dengan lebih efisien tanpa membebani APBD secara berlebihan, sekaligus memanfaatkan potensi kawasan Pantai Timur Surabaya secara optimal. Zis

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…