Berkah Musim Kemarau, Produksi Tembakau di Ngawi Naik 300 Hektar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tembakau menjemur hasil panennya di musim kemarau. SP/ NGW
Ilustrasi. Petani tembakau menjemur hasil panennya di musim kemarau. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Musim kemarau kali ini menjadi berkah tersendiri bagi para petani tembakau di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pasalnya, produksi komoditas tersebut tahun ini naik 300 hektar ketimbang tahun lalu seluas 1.400 hektar. Merujuk total luas tanam yang mencapai 1.700 hektar.

Kabid Perkebunan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Hendro Budi Suryawan, mengungkap sejumlah faktor peningkatan luas tanam tembakau. Seperti, musim kemarau yang lebih kering. Bahkan satu hektar lahan biasanya menghasilkan 1,8 ton tembakau rajang kering.

“Saat ini sudah mulai panen petik daun pertama. Dan minim dampak negatif akibat hujan,” ujarnya, Selasa (03/09/2024).

Tambah Hendro, panen kali ini membuat harga jual juga relatif tinggi. Petik pertama, tembakau rajang kering mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan, saat petik kedua hingga keempat, daun di batang tengah, tahun lalu Rp 55 ribu per kilogram tembakau rajang kering. 

"Tahun lalu sekitar Rp 26 ribu per kilogram. Hasilnya bisa dua kali lipat padi,” ungkap Hendro.

Faktor lain, yakni para buyer yang semakin jelas. Beberapa pergudangan dan perusahaan rokok mulai kerjasama dengan Asosiasi Petani Tembakau (APTI) Ngawi. Itu menjadi keyakinan tersendiri bagi petani. Sebab, pasar tembakau sangat terbatas.

"Kami juga terus mendampingi petani untuk mendapatkan buyer," klaimnya. 

Lebih lanjut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengklaim industri tembakau mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Ada enam ribu petani tembakau dan buruh pabrik rokok yang bergantung pada IHT lokal. Sehingga, pihaknya terus mendorong pengembangan UKM industri kretek agar dapat bersaing dan memberikan nilai tambah bagi produk tembakau lokal. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…